Agustus Tahun Lalu Jadi Lokasi Steril, Alun-alun Trenggalek Berpotensi Dibuka Lagi untuk Event

Pemkab Trenggalek masih mengkaji usulan penyelenggaraan event di Alun-alun selama Agustus 2026. Prioritas UMKM lokal menjadi salah satu pertimbangan.

Agustus Tahun Lalu Jadi Lokasi Steril, Alun-alun Trenggalek Berpotensi Dibuka Lagi untuk Event

Alun-alun Trenggalek masih jadi pertimbangan soal event agustus. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Pemkab Trenggalek belum memutuskan izin penyelenggaraan event di Alun-alun selama Agustus 2026 dan masih mengkaji proposal EO.
  • Pemerintah ingin memastikan sedikitnya 75 persen pelaku UMKM yang terlibat berasal dari Kabupaten Trenggalek.
  • Rencana ini menjadi evaluasi baru setelah Alun-alun Trenggalek ditetapkan sebagai kawasan steril selama Agustus pada tahun lalu.

TRENGGALEK - Setelah tahun lalu ditetapkan sebagai kawasan steril selama bulan agustus dalam peringatan Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Trenggalek, Alun-alun Trenggalek berpeluang kembali menjadi lokasi penyelenggaraan event pada Agustus 2026. Namun, hingga kini pemerintah daerah belum mengambil keputusan.

Pemkab Trenggalek masih mengkaji proposal yang diajukan Event Organizer (EO) Menak Sopal sebelum menentukan apakah kegiatan tersebut layak mendapat izin.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Trenggalek, Cusi Kurniawati, mengatakan proposal yang masuk baru sebatas dipresentasikan kepada jajaran pemerintah daerah atas arahan Bupati Trenggalek.

Advertisement

"Betul ada proposal masuk dari EO Menak Sopal. Pak Bupati memerintahkan kita meminta yang bersangkutan untuk presentasi karena kita ingin tahu apa yang dimaksud dan detail kegiatannya seperti apa," ujar Cusi, Rabu (22/07/2026).

Menurutnya, presentasi tersebut menjadi bagian dari proses pengkajian. Pemerintah belum memberikan persetujuan maupun penolakan terhadap usulan tersebut.

"Ini tadi presentasi dari EO Menak Sopal. Ya sudah sampai di situ saja. Nanti akan kita laporkan semuanya. Belum ada keputusan, belum ada jawaban resmi," katanya.

Dalam proposal itu, EO mengusulkan penyelenggaraan kegiatan di Alun-alun Trenggalek mulai 20 Agustus hingga 1 September 2026.

Konsep acaranya cukup beragam, mulai dari pertunjukan musik, tari, fashion show, musik keroncong, pengajian, selawat hingga penampilan bintang tamu dengan nuansa jadul.

Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tersebut masih bergantung pada keputusan Bupati Trenggalek.

"Hari ini kita belum memutuskan apa pun. Kita masih menampung dan menerima presentasi dari EO," tegas Cusi.

Selain konsep acara, pemerintah juga mulai membahas dampak ekonomi apabila event tersebut benar-benar digelar, terutama terkait keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komindag) Trenggalek mengatakan pemerintah ingin memastikan manfaat ekonomi lebih banyak dirasakan pelaku usaha lokal.

"Kalau memang diizinkan, harapannya mayoritas atau minimal 75 persen UMKM berasal dari Trenggalek," ujarnya.

Menurutnya, evaluasi itu dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman penyelenggaraan kegiatan sebelumnya yang menuai kritik karena banyak diisi pedagang dari luar daerah.

"Kami selaku pembina UMKM Kabupaten Trenggalek berharap jangan sampai ketika ada kegiatan, uang dari Trenggalek justru mengalir ke luar daerah," katanya.

Meski begitu, pemerintah tidak akan menutup kesempatan bagi pelaku usaha dari luar selama keberadaannya tidak mengurangi ruang bagi UMKM lokal.

"Kita juga tidak boleh menutup diri. Yang penting saling menjaga dan memberi ruang agar UMKM lokal tetap menjadi prioritas," imbuhnya.

Apabila nantinya kegiatan mendapat persetujuan, mekanisme penataan lokasi hingga pengelolaan stan UMKM akan dibahas lebih lanjut.

Sebagai catatan, pada Agustus 2025 Pemkab Trenggalek menetapkan kawasan Alun-alun Trenggalek beserta ruas jalan di sekitarnya sebagai kawasan steril. Kebijakan itu membatasi penyelenggaraan konser musik, aktivitas pedagang kaki lima, hingga sejumlah kegiatan lain selama rangkaian Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Trenggalek berlangsung.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait