TRENDING

Pernyataan KSAD Dudung Sebut Tuhan bukan Orang Arab Trending di Twitter

Terbit:

Kabar Trenggalek Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Dudung Abdurachman diundang dalam podcast Deddy Corbuzier. Dalam podcast bersama KSAD Dudung, Deddy menulis di deskripsi podcast-nya dengan tulisan “Ini heboh, exclusive konten, lucu, ketawa, tapi serius.. Beliau seram ketika bicara ttg NKRI…” Podcast itu terbit pada Selasa, 30 November 2021.

Pada menit ke 01: 02: 39, Dudung mengatakan, dirinya biasa berdoa kepada Tuhan dengan bahasa Indonesia. Menurut Dudung, ia berdoa menggunakan bahasa Indonesia karena Tuhan bukan orang Arab.

advertisement

“Setelah sholat, berdoa saya simple aja. Ya Tuhan. Pakai bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab,” ujar Dudung, lalu disambut Deddy dengan tertawa sampai batuk-batuk.

“Ya Tuhan, ya Allah subhanahu wa ta’ala. Saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang. Itu aja doanya saya,” jelas Dudung.

Baca juga: Jokowi Berkunjung ke Trenggalek, Warga Kampak Suarakan Tolak Tambang Emas

Kata-kata Dudung bahwa ‘Tuhan kita bukan orang Arab’ itu trending di Twitter pada Rabu 1 Desember 2021. Kata kunci yang trending di Twitter itu adalah ‘Jenderal’ dan ‘Arab’.

Salah satu twit yang ramai membahas kata-kata Dudung yaitu twit dari Imam Shamsi Ali @ShamsiAli2. Shamsi adalah imam di Islamic Center of New York dan direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York, Amerika Serikat.

“Bapak Jenderal, berdoa pakai bahasa apa saja tdk masalah. Tapi tdk perlu Tuhan dikaitkan dengan etnis/bangsa. Statemen Jenderal Keliru: 1) Tuhan memang pastinya bukan orang. Karena bukan orang maka 2) Tuhan tidk dibatasi oleh kebangsaan/etnis/ras. Baiknya tuntaskan KKB di Papua,” twit Shamsi.

advertisement

Baca juga: Alam Terancam Rusak, Inilah Daftar Desa di Trenggalek yang Masuk Konsesi Tambang Emas PT SMN

Kemudian ada komentar twit dari Hilmi Firdausi @Hilmi28. Hilmi adalah seorang Penulis dan Pengasuh PP Baitul Qur’an Assa’adah.

“Pak, statement anda bhw Tuhan kita bkn org Arab itu tdk bijaksana. Yg pertama, menganalogikan Tuhan dgn org sj sdh salah. Lalu mengaitkan dgn suku Arab sgh tdk elok utk persatuan bangsa. Knp anda tdk blg “berdoa bs pakai bhs apa sj, tdk hrs bhs arab krn Tuhan kita maha mengerti”?” twit Hilmi.

Kata-kata Dudung yang viral itu berawal dari pembicaraan Dudung dan Deddy tentang kehidupan dan Tuhan pada menit ke 54: 15: 40. Dudung mengatakan, masyarakat sering kali melihat ke atas, tapi tidak melihat ke bawah. Maksud dari melihat ke atas adalah orang-orang kaya, sedangkan melihat ke bawah adalah orang-orang yang tidak mampu.

Baca juga: Dampak Tambang Emas, Warga Kampak Harus Siap Hadapi Tanah Longsor dan Banjir Skala Besar

“Kalau ke akhirat baru ke atas. Kalau ibadahnya luar biasa kita contoh. Orangnya dermawan, itu yang kita lihat. Itu yang kita contoh buat akhirat. Kalau nggak kita lihat, jadi syikirk nantinya,” kata Dudung.

“Nolong orang itu gak pernah bikin kita susah. Belum pernah terjadi orang yang rajin sadaqah jatuh miskin saya tidak pernah melihat orang yang rajin sadaqah itu tidak bahagia. Pasti dia bahagia,” tambahnya.

Dudung menjelaskan pentingnya berbuat kebaikan sekecil apapun itu. Ia juga mengatakan supaya tidak berbuat jahat. Hal itu dikarenakan, kebaikan dan kejahatan yang dilakukan seseorang akan kembali kepada dirinya sendiri.

“Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan menjadi riak kebaikan yang tidak pernah berujung. Tapi sekecil apapun kejahatan yang kita lakukan, itu akan menjadi warisan kita berikutnya yang akan menimpa kita berikutnya” jelas Dudung.

Tawa Deddy setelah mendengar kata-kata Dudung
Tawa Deddy setelah mendengar kata-kata Dudung/Foto: Deddy Corbuzier (youtube)

Baca juga: Warga Kampak Kompak Menanam Pohon dan Pasang Banner Tolak Tambang Emas

Kemudian, Dudung menerangkan bahwa ada peran ‘Tuhan’ ketika seseorang ingin membantu orang lain. Dudung yakin, seseorang yang membutuhkan bantuan itu berdoa kepada Tuhan. Kemudian orang lain yang membantunya adalah tangan Tuhan.

Kata-kata Dudung mendapatkan pujian dari Deddy dengan mengatakan “Wahh gue suka ini, waaawww” sambil bertepuk tangan.

Menurut Dudung, secara tidak langsung, Tuhan memberikan uang kepada orang-orang yang amanah dan murah hati. Dudung juga mengatakan, orang yang mau ber-sadaqah itu harus orang kaya.

“Tuhan kan gak bisa naruh duit, hanya kepada orang-orang yang amanah yang bermurah hati [Tuhan memberikan uang]. Orang yang mau bersodakoh itu harus kaya, itu sama Tuhan dikasih [uang] terus itu” ucap Dudung.

Setelah itulah, Dudung mengatakan bahwa ia berdoa dengan bahasa indonesia karena “Tuhan kita bukan orang Arab”.

advertisement

TERBARU

Hujan Sehari di Trenggalek, Jalan Tutup Total dan Rumah Rusak Dihantam Tanah Longsor

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek terus dilanda berbagai peristiwa bencana alam. Salah satunya tanah...

Siap-Siap, Ini Jadwal Pemadaman Listrik Trenggalek Besok di 11 Desa

Kabar Trenggalek - Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Trenggalek akan...

Otak Atik Tekan Inflasi di Trenggalek, Pasar Murah dan Bansos Jadi Andalan

Kabar Trenggalek - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berpikir...

TOPIK TERKAIT