Wisata Edukasi Hutan Mangrove Trenggalek, Jadi Rekomendasi Liburan Keluarga
KBRT - Wisata edukasi mangrove di Pesisir Pantai Cengkrong Kecamatan Watulimo, Trenggalek mulai bangkit. Sempat sepi total bahkan banyak fasilitas yang rusak di kala pandemi Covid-19 saat ini Wisata Mangrove sudah mulai dikunjungi pengunjung serta perbaikan fasilitas yang terus dilakukan.Wisata Edukasi Mangrove ini mulai dibangun sejak tahun 2012 dan dibuka untuk umum pada tahun 2013. Wisata yang...
15 Feb 2025 • 08:00 WIB
Wisata hutan mangrove di Trenggalek jadi rekomendasi liburan keluarga. KBRT/Mirza
KBRT - Wisata edukasi mangrove di Pesisir Pantai Cengkrong Kecamatan Watulimo, Trenggalek mulai bangkit. Sempat sepi total bahkan banyak fasilitas yang rusak di kala pandemi Covid-19 saat ini Wisata Mangrove sudah mulai dikunjungi pengunjung serta perbaikan fasilitas yang terus dilakukan.
Wisata Edukasi Mangrove ini mulai dibangun sejak tahun 2012 dan dibuka untuk umum pada tahun 2013. Wisata yang dahulu tak pernah sepi ini harus rehat ketika Pandemi Covid-19 datang.
“Sekarang ini mulai rame lagi semenjak covid kemarin, lambat laun pengunjung mulai berkunjung lagi rata-rata weekend itu ada sekitar 300 sampai dengan 500 pengunjung,” ujar Imam Wakil Ketua Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) “Kejung Samudra” Desa Karanggandu
Advertisement
Saat ini Wisata Edukasi Mangrove ini dikelola oleh Pokmaswas Kejung Samudra Desa Karanggandu. Wisata edukasi ini menyediakan berbagai fasilitas-fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung seperti Jembatan kayu yang membentang di tengah-tengah tanaman mangrove yang tentunya menarik untuk disusuri, spot-spot foto estetik, serta tersedia wahana perahu untuk menikmati mangrove dari air.
Selain spot-spot fasilitas yang menarik, Wisata edukasi mangrove juga menyediakan edukasi tentang mangrove serta pengenalan biota-biota yang ada di sekitar tanaman mangrove
“Saat ini kita utamakan untuk edukasi dari dini, seperti kepada anak anak dan pengunjung apa sih manfaat mangrove itu,” ujarnya.
Perlu diketahui tanaman mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Akar-akar mangrove yang kuat berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan intrusi air laut, sehingga melindungi garis pantai dan mencegah kerusakan pada daratan, serta masih banyak manfaat lainnya.
Untuk harga tiket masuk masuk ini di Wisata Edukasi Mangrove dibanderol dengan harga Rp 6.000 per orang, untuk parkir sendiri Sepeda motor Rp 2.000, Mobil Rp 5.000, Elf Rp 10.000.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Pantai Watulimo Diprediksi Membludak Saat Libur Iduladha, Polisi Mulai Pasang Strategi
Berapa tarif Bermain Jetski di Pasir Putih Trenggalek? Simak Rinciannya
Daftar Villa di Sekitar Pantai Prigi yang Cocok untuk Rombongan Besar
Puncak Libur Nataru, Ribuan Pengunjung Padati Pantai Favorit di Watulimo
Transformasi Goa Lowo: Trenggalek Siapkan Pengembangan Wisata Bernilai Tinggi 2026