Watulimo Banjir: Jembatan Desa Sawahan Hanyut, 3 Ribu Warga Terisolasi
Kabar Trenggalek - Bencana di Trenggalek tak berhenti pada bulan Oktober 2022. Tak ayal masih awal bulan November 2022 bencana alam kembali menyelimuti dua Kecamatan, Jumat (04/11/2022). Kecamatan Watulimo dan Munjungan, Kamis (03/11/2022), terdampak banjir setelah hujan beberapa jam mengguyur Trenggalek. Bahkan, satu jembatan di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, hanyut. Eko Yuli...
03 Feb 2023 • 15:00 WIB
Kabar Trenggalek - Bencana di Trenggalek tak berhenti pada bulan Oktober 2022. Tak ayal masih awal bulan November 2022 bencana alam kembali menyelimuti dua Kecamatan, Jumat (04/11/2022).
Kecamatan Watulimo dan Munjungan, Kamis (03/11/2022), terdampak banjir setelah hujan beberapa jam mengguyur Trenggalek. Bahkan, satu jembatan di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, hanyut.
Advertisement
Eko Yulianto, Sekretaris Desa Sawahan, mengungkapkan jembatan yang dibangun pada tahun 90an itu harus hanyut terbawa derasnya air yang melintasi sungai singgahan.
"Mulai habis maghrib hujan disana sangat deras sampai pukul 23.00 WIB dan baru kali ini luapan sungai sangat begitu tinggi di desa sawahan itu," kata Eko.
Menurut Eko, akibat tak kuat menahan derasnya air, jembatan itu hanyut. Sehingga sebanyak 9 RT dan 3 ribu warga terisolasi hingga hari ini.
"Baru minggu lalu jembatan dibenahi warga, karena ada yang ambrol kemudian ditambah batu," paparnya.
Eko menyampaikan, karena tak ada akses jalan dan 3 ribu warga terisolasi, kini banyak warga yang sedang gotong royong untuk membuat jembatan darurat.
Pasalnya, kalau lewat jalur alternatif lainnya terkesan ekstrim dan harus naik ke puncak gunung sehingga warga harus membuat jembatan darurat dari bambu.
"Membuat jembatan dari bambu, seadanya saja sementara, biar warga tidak terisolasi," ujar Eko.
UPDATE BENCANA TRENGGALEK, NOVEMBER 2022:
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Mengenang Tragedi Banjir Bandang Trenggalek 18 Oktober 2022
Waspada Tanah Longsor dan Banjir Trenggalek, Ada Potensi Cuaca Ekstrem hingga Sepekan ke Depan