Trenggalek Kantongi Rp19 Miliar untuk Bebaskan Lahan JLS Watulimo-Munjungan

Pemkab Trenggalek menerima bantuan keuangan Rp19 miliar dari Pemprov Jawa Timur untuk mempercepat pembebasan lahan Jalur Lintas Selatan ruas Watulimo-Munjungan.

Trenggalek Kantongi Rp19 Miliar untuk Bebaskan Lahan JLS Watulimo-Munjungan

Trenggalek mendapatkan suntikan dana untuk pembangunan JLS. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Pemprov Jatim Kucurkan Rp19 Miliar, Trenggalek Percepat Pembebasan Lahan JLS
  • Angin Segar! Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Jalur Lintas Selatan
  • Pembebasan Lahan JLS Watulimo-Munjungan Dipercepat Berkat Dana Rp19 Miliar

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mendapat angin segar dalam percepatan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS). Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp19 miliar yang akan digunakan untuk membebaskan lahan ruas JLS yang menghubungkan Kecamatan Watulimo dan Munjungan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan dana tersebut menjadi langkah awal untuk menuntaskan proses pengadaan lahan sebelum pembangunan fisik jalan dapat dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

"Yang tersedia untuk JLS merupakan bantuan keuangan dari pemerintah provinsi jawa timur, kami gunakan yang pertama kali untuk pembebasan lahan saat ini trase yang dilewati kawasan hutan secara dokumen diselesaikan oleh Dinas PU," ujarnya.

Advertisement

Selain menyelesaikan administrasi lahan di kawasan hutan, Pemkab Trenggalek juga akan mempercepat proses pembebasan lahan milik masyarakat yang berada di sepanjang trase JLS.

"Kemudian kami juga nanti menyelesaikan tanah-tanah yang pemilik warga, kami harap appraisal bisa berjalan, ganti ruginya bisa berjalan sehingga Rp19 Miliar yang diberikan oleh pemerintah provinsi bisa terserap," katanya.

Setelah seluruh anggaran terserap untuk pengadaan lahan, pemerintah daerah akan melaporkan progres tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional sebagai dasar usulan pembangunan fisik ruas JLS.

"Kalau sudah terserap kami laporkan ke Kementerian PU melalui Balai apakah tersedia pembangunan ruas JLS nomenklatur pembangunan tahun ini atau tahun depan," jelasnya.

Mas Ipin berharap pembangunan ruas JLS yang menghubungkan Watulimo, Munjungan hingga Panggul dapat segera terealisasi. Apabila ruas tersebut selesai, konektivitas Jalur Lintas Selatan di wilayah Trenggalek akan tersambung sepenuhnya dengan daerah sekitarnya.

"Harapannya nanti ruas Watulimo ke Panggul yang melalui Munjungan bisa selesai, sehingga nanti total di Trenggalek kalau tersambung mulai Pacitan, Trenggalek, Tulungagung sudah terkoneksi 100 persen."

Saat ini, fokus pemerintah daerah adalah menuntaskan seluruh proses pengadaan lahan agar tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan.

"Ya kami selesaikan dulu pengadaan lahannya," tandasnya.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait