Tangis Haru Sambut Kepulangan 449 Jemaah Haji Trenggalek, Tiga Jemaah Meninggal
Sebanyak 449 jemaah haji asal Trenggalek tiba dengan selamat. Suasana haru menyelimuti penyambutan, sementara tiga jemaah dikenang karena wafat di Tanah Suci.
29 Jun 2026 • 20:00 WIB
Kepulangan jemaah haji trenggalek. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Rasa haru menyelimuti penyambutan 449 jemaah haji asal Trenggalek di Pendopo.
- Tiga warga Trenggalek wafat di Tanah Suci sehingga tidak dapat pulang bersama rombongan.
- Skema penjemputan baru membuat proses kepulangan jemaah berlangsung lebih tertib.
TRENGGALEK – Rasa rindu yang dipendam selama lebih dari sebulan akhirnya terbayar. Satu per satu jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek turun dari bus dan disambut pelukan hangat keluarga di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (29/6/2026) dini hari.
Ada yang langsung memeluk anak dan cucunya, ada pula yang tak kuasa menahan air mata setelah kembali menginjakkan kaki di kampung halaman. Suasana haru menyelimuti penyambutan 449 jemaah haji yang telah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, yang turut menyambut kepulangan para tamu Allah itu bersyukur seluruh rangkaian perjalanan berjalan lancar.
Advertisement
"Alhamdulillah malam ini kita bisa menyambut kedatangan Jamaah Haji dan patut disyukuri proses penjemputan jamaah berjalan lancar," katanya.
"Mudah-mudahan, sepulang dari ibadah Haji ini menjadi Haji yang Mabrur. Bisa menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat," harapnya.
Dari total 449 jemaah yang kembali, sebanyak 346 orang berasal dari Kloter 105, 100 orang dari Kloter 106, dan tiga jemaah dari Kloter 109 yang dipulangkan bersama rombongan Trenggalek.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Trenggalek, Subkan Hamzah, mengatakan seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi berhasil dipulangkan dalam satu rombongan menuju Trenggalek.
"Alhamdulillah semua jamaah ikut kepulangan hari ini. Baik yang 105, 106 dan 109 kita tarik untuk kita masukkan untuk pulang bersama-sama," tuturnya.
Meski kepulangan berlangsung penuh kebahagiaan, ada kabar duka yang tetap membekas. Tiga jemaah asal Trenggalek tidak dapat kembali bersama rombongan karena wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Ketiganya adalah Sulastri Wadi Somonadi (73), warga Kelurahan Kelutan, Suyudi Sukidjo Mintoharjo (77), warga Kelurahan Ngantru, dan Djemani Rido Noyo (77), warga Kelurahan Surodakan. Ketiga almarhum merupakan anggota Kloter 105.
Subkan bersyukur secara umum kondisi jemaah yang pulang cukup baik meski beberapa orang mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
"alhamdulillah kepulangan jamaah hari ini berjalan lancar. Dari Arab Saudi dan juga asrama juga berjalan lancar. Artinya prosesnya lebih cepat dari tahun-tahun kemarin. Hanya saja ada beberapa jamaah yang mungkin agak sakit. Terkait dengan yang lain lain Insya Allah berjalan laancar," katanya.
Agar penyambutan berlangsung lebih nyaman, panitia menerapkan skema baru. Jemaah diturunkan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, sedangkan koper diambil di GOR Gajah Putih. Cara ini membuat arus kendaraan penjemput tidak menumpuk dalam satu lokasi.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga menyiapkan 12 armada bus untuk mengantar jemaah dari Surabaya menuju Trenggalek. Sebanyak 10 bus difasilitasi pemerintah daerah, sedangkan dua bus lainnya berasal dari rombongan jemaah.
Selain itu disiagakan kendaraan pengawalan, mobil pendamping, dan ambulans demi memastikan seluruh jemaah tiba dengan aman.
Kepulangan para jemaah ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 bagi Kabupaten Trenggalek. Dalam waktu dekat, para jemaah haji yang baru pulang juga akan bergabung sebagai anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Trenggalek.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement