Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Salju Pernah Turun di Gurun Sahara, Ini Penjelasan Ilmiahnya

KBRT - Apakah kalian tahu, gurun sahara yang selama ini kita kenal sebagai tanah yang sangat panas dan kering seperti tiada tanda kehidupan ternyata pernah turun salju yang dingin loh. Kok bisa?

ADVERTISEMENT

 

Turun nya salju pada tanah yang sangat kering ini, merupakan sebuah fenomena langka yang jarang terjadi. Berdasarkan laporan yang beredar, turunnya salju di gurun sahara pernah terjadi sebanyak 4 kali, yaitu pada tahun 1979, 2017, 2018 dan 2021 yang telah berlalu.

 

Menurut informasi dari Independent, hujan salju pada tahun 2021 telah menurunkan pola salju yang sangat indah di bukit pasir yang ada di Gurun Sahara. Hal ini, terjadi setelah terdapat penurunan suhu yang sangat tajam di bawah nol derajat.

 

Selain itu, Kepala Federal Service for Hydrometeorology and Environmental Monitoring Rusia, Roman Vilfand, mengatakan bahwa perubahan iklim yang drastis juga dapat menjadi salah satu faktor terjadinya hujan salju di Gurun Sahara.

 

“Situasi seperti itu, termasuk hujan salju di Sahara, musim dingin yang panjang di Amerika Utara, cuaca yang sangat hangat di bagian Eropa Rusia serta hujan berkelanjutan yang memicu banjir di negara-negara Eropa Barat lebih sering terjadi,” Ujar Roman Vilfand.

 

Dia juga menjelaskan, cuaca ekstrem yang terjadi secara berulang merupakan salah satu dampak yang terjadi akibat meningkatnya pemanasan global

 

ADVERTISEMENT

"Ini bukan hanya sudut pandang saya, tetapi juga pendapat yang dibagikan oleh anggota panel antar pemerintah terkait perubahan iklim,” Tambahnya.

 

Hal tersebut, Vilfand ucapkan sebagai bentuk tanggapan atas kemungkinan perubahan iklim yang menjadi penyebab fenomena salju turun di Gurun Sahara.

 

Sedangkan itu, menurut Juru Bicara Badan Meteorologi Inggris yang tidak diketahui namanya, menjelaskan bahwa turunnya salju di Gurun Sahara adalah sebuah fenomena unik dari alam, atau suatu hal yang tidak biasa.

 

Meskipun begitu, bukan berarti bahwa kejadian ini, tidak pernah terjadi sebelumnya. Menurut juru bicara tersebut, pada era saat ini, masih sulit untuk menentukan peran dari perubahan iklim dalam sebuah peristiwa cuaca. Namun, pada bidang keilmuan yang ada, masih terdapat hal yang menjelaskan kenapa fenomena tersebut terjadi.

 

Pada studi Intergovernmental Panel on Climate Change PBB (IPCC), mengatakan bahwa penelitian iklim yang ekstrim di wilayah gurun, memiliki hambatan yang cukup serius. Hambatan ini, disebabkan oleh kurangnya data dan studi ilmiah yang menjelaskan terkait fenomena salju turun di Gurun Sahara.

 

IPCC juga menjelaskan, krisis iklim yang terjadi pada beberapa daerah tertentu seperti Afrika, yang membuat kondisi terkadang lebih panas, lebih kering, dan pola cuaca yang tidak menentu membuat suhu dan kelembaban Gurun Sahara cenderung berubah-ubah.

ADVERTISEMENT
Kawan Pembaca, Terimakasih telah membaca berita kami. Dukung Kabar Trenggalek agar tetap independen.
Dukung Kami

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz