Potensi Besar Perikanan dan Wisata di Watulimo Trenggalek, Harapan Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Masyarakat Kabupaten Trenggalek memiliki harapan untuk meningkatkan perekonomian. Harapan itu dari potensi besar perikanan dan wisata di Watulimo Trenggalek. "Potensi perikanan sangat besar di Pantai Prigi. Kami berharap penjualan hasil tangkapan dapat meningkat, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga ekspor, yang akan meningkatkan pendapatan nelayan dan pemerintah daerah," ujar Suwignyo Hando...
W
Wahyu AO
25 Jun 2024 • 05:08 WIB
Masyarakat Kabupaten Trenggalek memiliki harapan untuk meningkatkan perekonomian. Harapan itu dari potensi besar perikanan dan wisata di Watulimo Trenggalek.
"Potensi perikanan sangat besar di Pantai Prigi. Kami berharap penjualan hasil tangkapan dapat meningkat, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga ekspor, yang akan meningkatkan pendapatan nelayan dan pemerintah daerah," ujar Suwignyo Handoyo, Kepala Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.
Sementara itu, setelah Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung-Trenggalek tersambung akses wisatawan semakin mudah. Kunjungan wisatawan manca negara ke Watulimo naik lebih dari 100%. Ada yang datang ke Pantai Pasir Putih, Simba Ronce, dan Pantai Mutiara.
Suwignyo menjelaskan, Pemerintah Desa Tasikmasu berfokus pada peningkatan penjualan hasil perikanan di luar daerah serta potensi ekspor. Hal itu sebagai upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama nelayan.
Suwignyo menyebutkan, ada sekitar 4000 masyarakat yang bekerja sebagai nelayan di Desa Tasikmadu. Kemudian, ada beberapa tambak di Kawasan Karanggongso, Dusun Tawang, tambak udang di IBL, dan tambak milik pemerintah.
Menurut penjelasan Suwignyo, tangkapan ikan tuna dari para nelayan rata-rata mencapai 100 ton per bulan. Hasil tangkapan ikan itu sebagian besar dijual ke luar Trenggalek, seperti Pasuruan dan Probolinggo.
"Hasil tangkapan ikan tuna ini memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah [PAD] melalui retribusi di tempat pelelangan ikan [TPI]. Kami memiliki TPI Higienis di PPN Prigi yang menjamin kualitas ikan dan kenyamanan pembeli," terang
Pemerintah Desa Tasikmadu mengadakan pelatihan pembuatan kemasan produk dan cara menarik konsumen dengan oleh-oleh ikan bakar. Pemasaran produk juga dilakukan melalui media online untuk memperluas jangkauan pasar. Kata Suwignyo, hal itu menjadi upaya untuk meningkatkan kelas nelayan dan mendorong UMKM lokal
Sementara di sektor wisata, ada keunggulan karena tidak mengenal musim. Berbeda dengan hasil perikanan yang tergantung pada kondisi cuaca. Sehingga, para pelaku UMKM memanfaatkan keunggulan itu dengan cara membuat produk kemasan yang untuk menarik wisatawan.
"Selain membuat produk kemas, pelaku UMKM juga berjualan ikan bakar asap. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa secara keseluruhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat," tandas Suwignyo.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Wisata
05 Jan 2024
Jumlah Tangkapan Ikan Merosot Drastis, Diskan Trenggalek Targetkan Pemberdayaan Nelayan
Wisata
22 Dec 2023
Ulasan Pantai Kuyon Trenggalek 2023, Tempat Nyunset yang Romantis
Wisata
19 Oct 2023
Intip Eksotisme Pantai Nglonjo Trenggalek, Tempat Healing di Munjungan
Wisata
24 Aug 2023
Butuh Tempat Melepas Penat? Yuk Healing ke Pantai Prau Remak Trenggalek
Wisata
26 Jul 2023
Pantai Genjor Watulimo, Pesona Menawan dari Ujung Timur Trenggalek
Wisata
23 Jun 2023