Peringati Hari Guru 2022, Puluhan Guru Grebeg Pasar Pon Trenggalek
Kabar Trenggalek - Momen peringatan Hari Guru 2022 di Trenggalek tak hanya menyisakan tangis dalam lingkungan sekolah. Namun, puluhan guru di Trenggalek manfaatkan waktu untuk menumbuhkan kompetensi sosial, Jumat (25/11/2022). Artinya, Guru di Trenggalek dalam momen Hari Guru 2022 ini melakukan grebeg pasar. Tak ayal hal demikian bermaksud untuk bela dan beli produk lokal Kota Alen-Alen...
25 Nov 2022 • 11:29 WIB
Kabar Trenggalek - Momen peringatan Hari Guru 2022 di Trenggalek tak hanya menyisakan tangis dalam lingkungan sekolah. Namun, puluhan guru di Trenggalek manfaatkan waktu untuk menumbuhkan kompetensi sosial, Jumat (25/11/2022).
Artinya, Guru di Trenggalek dalam momen Hari Guru 2022 ini melakukan grebeg pasar. Tak ayal hal demikian bermaksud untuk bela dan beli produk lokal Kota Alen-Alen Trenggalek.
Advertisement
Bambang Irawan, Ketua Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Trenggalek, mengungkapkan momen hari guru demikian bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
"Peringatan hari guru dan juga memeriahkan HUT PGRI yang Ke-77 di halaman pasar pon trenggalek," ucap Bambang saat dikonfirmasi.
Dalam rangkain tersebut, Bambang menegaskan guru melakukan grebeg pasar. Hal itu sebagai bentuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).
Dari pantauan Kabar Trenggalek, puluhan guru yang tergabung PGRI masuk Pasar Pon Trenggalek. Tak ayal puluhan guru tersebut melakukan belanja seperti pakaian dan jajanan khas lokal trenggalek.
"Jumlah guru yang tergabung di PGRI cabang Trenggalek sebanyak 3.000. Karena yang lain ada kegiatan untuk grebeg pasar bertahap," ungkapnya.
Bambang berharap dengan adanya kegiatan kompetensi sosial dengan grebeg pasar itu mampu memulihkan ekonomi dan menumbuhkan semangat pedagang.
"Kami optimis jika guru beli produk lokal pasti ekonomi cepat bangkit," ujar Bambang.
Salah satunya Ismiati, pedagang Pasar Pon Trenggalek sangat bersyukur masih pagi ada puluhan guru yang membeli produk olahan jajanan khas.
"Saya tadi kaget kok banyak yang berdatangan. Awalnya ruko belum saya buka akhirnya cepat-cepat dibuka dan ada yang mampir," ucapnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Lebih dari 4 Ribu Warga Trenggalek Kerja di Luar Negeri, Literasi Migran Diperkuat
825 Relawan Guru di Trenggalek Masih Menggantung, Sudah Mengabdi tapi Belum Punya Kepastian
Tolak Damai di Pengadilan, Guru Korban Penganiayaan di SMPN 1 Trenggalek Pilih Jaga Martabat Profesi
Guru Wajib Tahu: Tips Ciptakan Suasana Kelas Nyaman
6 Strategi Membina Konsep Diri pada Peserta Didik, Guru Wajib Tahu