Lebih dari 4 Ribu Warga Trenggalek Kerja di Luar Negeri, Literasi Migran Diperkuat
Diskominfo Trenggalek menjalin kerja sama dengan Imigrasi Ponorogo untuk memperluas akses informasi keimigrasian dan mencegah risiko TPPO bagi calon pekerja migran.
02 Jun 2026 • 20:00 WIB
Kominfo Trenggalek kerjasama dengan Keimigrasian. KBRT/Kominfo
Ringkasan
- Diskominfo Trenggalek dan Imigrasi Ponorogo menjalin kerja sama penyebaran informasi keimigrasian.
- Sebanyak 4.195 warga Trenggalek bekerja ke luar negeri dalam periode Januari 2025 hingga April 2026.
- Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mencegah TPPO dan TPPM yang kerap mengincar calon pekerja migran.
TRENGGALEK – Banyaknya warga Trenggalek yang memilih bekerja ke luar negeri membuat kebutuhan akan informasi keimigrasian semakin penting. Menjawab kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggandeng Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo untuk memperkuat penyebaran informasi kepada masyarakat.
Kerja sama yang ditandatangani pada Selasa (02/06/2026) tersebut tidak hanya berfokus pada layanan informasi paspor dan keimigrasian. Lebih jauh, kolaborasi ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Migran (TPPM).
Langkah ini dinilai relevan mengingat Trenggalek menjadi salah satu daerah pengirim pekerja migran yang cukup besar di Jawa Timur. Data pemerintah menunjukkan sebanyak 4.195 warga Trenggalek berangkat bekerja ke luar negeri sepanjang Januari 2025 hingga April 2026, baik di sektor formal maupun informal.
Advertisement
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Trenggalek, Yusuf Widharto, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan informasi keimigrasian yang lebih mudah diakses masyarakat hingga tingkat desa.
"Dengan pelaksanaan kerja sama ini, tentu harapan kami ini menjadi satu sentral informasi yang nantinya bisa menggiring informasi yang aktif dan masif sehingga bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Menurut Yusuf, kebutuhan informasi terkait migrasi luar negeri semakin tinggi karena selain berprofesi sebagai petani dan nelayan, banyak warga Trenggalek yang bekerja di berbagai negara, khususnya kawasan Asia.
Ia berharap kerja sama yang telah dibangun tidak berhenti pada penyebaran informasi semata, melainkan dapat berkembang menjadi inovasi pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Selanjutnya, kolaborasi yang sudah dibangun ini bisa terus berkembang bukan hanya dari segi digitalisasi dan diseminasi informasi, tetapi juga berkembang ke arah inovasi yang mungkin bisa diterapkan di Kabupaten Trenggalek," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, menilai edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi calon pekerja migran dari berbagai modus kejahatan lintas negara.
Menurutnya, wilayah Jawa Timur, termasuk Trenggalek, masih menjadi daerah asal pekerja migran yang memiliki kerentanan terhadap praktik perdagangan orang akibat rendahnya pemahaman sebagian masyarakat terkait prosedur migrasi yang aman.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan instansi keimigrasian diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya TPPO maupun TPPM.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh informasi resmi mengenai prosedur bekerja ke luar negeri, pengurusan dokumen keimigrasian, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk penipuan yang menyasar calon pekerja migran.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Menyoal Rendahnya Minat Baca Masyarakat di Hari Buku Nasional 17 Mei 2022
Dua Tahun Terhempas Pandemi Covid-19, Minat Baca Masyarakat Trenggalek Berangsur Turun
Arus Lalu Lintas Trenggalek Dialihkan saat Lebaran Ketupat 2022
Daftar Layanan Mas Tulung Mas Trenggalek
Jelang Kurban, Warga Durenan Trenggalek Belajar Tata Cara Penyembelihan Sesuai Syariat