Pencuri Kotak Amal Masjid Al Huda Bendungan Trenggalek Terekam CCTV, Uang Rp5 Juta Raib
Pencurian kotak amal di Masjid Al Huda Desa Sumurup, Bendungan, Trenggalek terekam CCTV. Uang sekitar Rp5 juta raib, sementara polisi masih memburu pelaku.
05 Aug 2026 • 14:00 WIB
Maling kotak amal di Bendungan Trenggalek. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Pelaku terekam CCTV beraksi seorang diri.
- Uang kotak amal diperkirakan Rp5 juta hilang.
- Polisi masih melakukan penyelidikan.
TRENGGALEK - Aksi pencurian kotak amal di Masjid Al Huda, Dusun Kacangan, RT 27 RW 9, Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 10.29 WIB itu, uang infak yang diperkirakan mencapai Rp5 juta raib digondol pelaku.
Hingga Selasa (4/8/2026), kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Bendungan.
Pembina Masjid Al Huda, Seno (55), mengatakan pencurian baru diketahui keesokan harinya ketika dirinya hendak memasukkan uang ke dalam kotak amal. Saat itu ia melihat kondisi kotak amal tidak seperti biasanya.
Advertisement
"Kejadiannya saya tahu hari Rabu. Paginya masukkan uang ke kotak. Ternyata kelihatan ada kejanggalan. Setelah saya buka, ternyata uangnya sudah diambil," ujar Seno usai Salat Asar berjamaah, Selasa (4/8/2026).
Mengetahui uang dalam kotak amal hilang, ia langsung menghubungi pengurus masjid. Setelah rekaman CCTV diperiksa, aksi pencurian tersebut dipastikan terekam kamera. Takmir masjid kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Bendungan.
"Nah, Kamis itu juga langsung kita lapor ke pihak kepolisian. Hari itu juga kepolisian langsung terjun ke lokasi," imbuhnya.
Seno menjelaskan, saat kejadian kondisi masjid relatif sepi. Meski begitu, tepat di depan masjid terdapat bengkel sepeda motor yang sedang beroperasi. Namun, tidak ada warga yang menaruh curiga terhadap pelaku.
Menurutnya, Masjid Al Huda memang selalu terbuka sehingga sering dimanfaatkan musafir, kurir, maupun tenaga pemasaran untuk beristirahat atau menunaikan salat.
"Iya, kondisi masjid karena jam 10.30-an siang ya sepi. Ya, tapi kalau di depannya kan ada kegiatan bengkel. Dan banyak musafir yang kadang istirahat di sini," akuinya.
Ia mengungkapkan, pencurian kotak amal di masjid tersebut bukan kali pertama terjadi. Pengurus kemudian memasang CCTV sebagai upaya memperkuat pengamanan sekaligus membantu mengungkap pelaku apabila kejadian serupa terulang.
"Sebelumnya sudah beberapa kali. Makanya kita pasang pakai CCTV itu harapannya kalau suatu saat nanti ada yang ngambil bisa ketahuan. Kalau kejadiannya seingat saya sudah ada hampir empat kali," akuinya.
Kerugian akibat pencurian itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 juta. Perkiraan tersebut didasarkan pada akumulasi uang infak yang belum diambil selama sekitar empat bulan sejak terakhir dibuka pada Ramadan lalu.
"Perkiraan sekitar Rp5 juta lebih mungkin. Karena sudah 4 bulan tidak kita buka kotak amalnya," ulasnya.
Seno berharap kepolisian segera mengungkap identitas pelaku agar kasus tersebut tidak kembali terulang dan memberikan rasa aman bagi jemaah.
"Kita tunggu nanti hasilnya. Harapan kami mewakili jemaah ini, mudah-mudahan nanti pelakunya segera bisa tertangkap," katanya.
Ia juga berharap proses hukum terhadap pelaku dapat memberikan efek jera apabila berhasil diamankan.
"Pelakunya ini mungkin pernah berapa kali mengambil biar nanti ada ada efek jera. Iya, agar tidak membuat resah jemaah," tutupnya.
Sementara itu, pihak Polsek Bendungan membenarkan adanya laporan pencurian kotak amal tersebut. Polisi menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung.
"Benar mas di wilayah Kecamatan Bendungan ada kejadian tersebut. Kami bersama anggota masih melakukan penyelidikan," ujar salah satu narasumber internal Polsek Bendungan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Masjid Al Huda memiliki area parkir yang cukup luas. Di sisi selatan masjid terdapat taman belajar anak Aisyiyah. Namun, saat kejadian berlangsung sekitar pukul 10.29 WIB, aktivitas belajar telah selesai. Di sekitar lokasi juga terdapat hajatan warga sehingga tidak banyak orang yang keluar masuk area masjid.
Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan seorang pria beraksi seorang diri tanpa mengenakan masker. Pelaku diduga membobol satu dari dua kotak amal yang berada di dalam masjid. Aksi tersebut berlangsung sekitar dua menit sebelum pelaku meninggalkan lokasi.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Polisi Telusuri Pelaku Pencurian Kotak Amal di Bendungan Trenggalek, Pakai Pelat Motor Palsu
Warga Patungan Selamatkan Masa Depan SDN 1 Sengon Trenggalek, Donasi Sudah Rp127 Juta
Berawal dari Iseng Pemuda Asal Bendungan Trenggalek Gelar Acara Running Bareng Warga Sekitar
Bukan Sekadar Jago Rekam Video, Kominfo Trenggalek Ingin Desa Lebih Pintar Cerita Lewat Konten Digital
Kecamatan Bendungan Produksi 12 juta Kilogram Susu Sapi per Tahun, Simak Datanya Disini