Mas Ipin Bicara Perempuan dan Peradaban: Perannya Besar, Bahkan Bantu Pembangunan Trenggalek
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam membentuk peradaban saat membuka talkshow Ramadan di Pendapa.
09 Mar 2026 • 03:00 WIB
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bicara soal peran perempuan. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Bupati Trenggalek membuka talkshow Ramadan bertema perempuan dan peradaban.
- Perempuan disebut memiliki peran strategis sejak sejarah hingga masa kini.
- Contoh kontribusi perempuan juga terlihat dalam pembangunan di Trenggalek.
KBRT - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam perjalanan peradaban manusia. Hal itu ia sampaikan saat membuka Talkshow Ramadan bertajuk Perempuan dan Arah Peradaban di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Minggu (08/03/2026) lalu.
Menurut bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, perempuan tidak hanya memiliki posisi mulia dalam nilai keagamaan, tetapi juga memainkan peran besar dalam kehidupan sosial hingga pembangunan masyarakat.
Mas Ipin menilai sejarah telah menunjukkan banyak sosok perempuan yang memberi pengaruh besar. Ia mencontohkan tokoh perempuan dalam sejarah Islam seperti Aisyah binti Abu Bakar, serta tokoh emansipasi perempuan Indonesia Raden Ajeng Kartini.
“Jadi kajian-kajian perempuan seperti ini harus digeser, yang ikut kajian harusnya yang paling banyak bapak-bapak, karena kalau perempuan pasti mulia, kalau bapak-bapak belum tentu bisa memuliakan perempuan-perempuannya,” ucap Mas Ipin.
Menurutnya, pemahaman tentang penghormatan terhadap perempuan tidak hanya penting bagi perempuan itu sendiri, tetapi juga bagi laki-laki sebagai bagian dari masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mas Ipin juga menyinggung contoh kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah. Salah satunya melalui peran anggota DPR RI asal Trenggalek, Novita Hardini.
Ia menyebut keberadaan perwakilan perempuan di tingkat pusat turut membantu memperjuangkan sejumlah kebutuhan daerah.
“Ada 10 desa yang kemarin internetnya tidak ada jaringan, kemudian Bu Novita komunikasi dengan Telkom akhirnya sekarang sudah tidak blind spot, Bupatinya sendiri tidak bisa banyak melakukan karena daerahnya anggarannya minim,” ungkapnya.
“Makanya Bu Novita yang ada di pusat bisa ikut membantu daerah, bayangkan seorang perempuan bisa melakukan itu,” imbuh Mas Ipin menambahkan.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!