Kapolri Listyo Sigit Instruksikan Anggota Polri Jadi Pendengar dan Beri Solusi Keluhan Masyarakat
Kabar Trenggalek - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan kepada seluruh anggota Polri untuk menjadi pendengar yang baik kepada masyarakat. Selain itu, anggota Polri juga harus memberi solusi terhadap setiap keluhan masyarakat, Minggu (16/01/2022). Hal itu disampaikan Sigit melalui akun twitter resminya @ListyoSigitP pada Jumat, (14/01/20...
W
Wahyu AO
27 Jan 2022 • 09:12 WIB
Kabar Trenggalek - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan kepada seluruh anggota Polri untuk menjadi pendengar yang baik kepada masyarakat. Selain itu, anggota Polri juga harus memberi solusi terhadap setiap keluhan masyarakat, Minggu (16/01/2022).
Hal itu disampaikan Sigit melalui akun twitter resminya @ListyoSigitP pada Jumat, (14/01/2022). Instruksi yang diberikan Sigit kepada semua anggota Polri itu didasari oleh banyaknya laporan langsung yang ia Terima dari masyarakat terkait pelayanan anggota Polri yang kurang baik.
"Saya selalu sampaikan bahwa sampai saat ini, saya masih menerima, bahkan bertemu dengan orang-orang yang selama ini tidak terlayani dengan baik, karena memang butuh kesabaran," ujar Sigit dalam unggahan video di twitternya.
Baca juga: Polisi Menempati Peringkat Pertama sebagai Pelaku Kekerasan pada Jurnalis Sepanjang 2021
"Handphone saya banyak sekali orang yang menghubungi dari masyarakat-masyarakat yang mungkin merasa selama ini tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Terjadi sumbatan komunikasi dan lapornya ke saya," tambah Sigit.
Sigit menegaskan kepada seluruh anggota Polri supaya masalah yang ada di tingkat Kepolisian Resor (Polres) maupun Kepolisian Sektor (Polsek) jangan sampai harus diterima Kapolri dulu, baru kemudian diatasi.
Oleh karena itu, Sigit menginstruksikan kepada semua anggota Polri supaya menjadi pendengar yang baik bagi masyarakat serta memberi solusi terkait permasalahan yang ada.
Baca juga: Warga Pakel Banyuwangi Dihajar oleh Puluhan Polisi dan Diancam Ditembak
"Ini memang tidak mudah karena kita harus belajar untuk kemudian menjadi pendengar terhadap koreksi, terhadap keluhan, mungkin luapan emosi, kemarahan. Tapi ini harus kita lakukan sehingga kita tahu apa sih masalahnya? Nah setelah itu kita berikan solusi," terang Sigit.
Sigit mengatakan, semua anggota Polri harus terbiasa melaksanakan kegiatan berdialog langsung dan bertemu dengan warga. Tidak hanya itu, Sigit menekankan bahwa semua anggota Polri harus membuka ruang supaya masyarakat bisa berbicara apa saja terkait masalahnya.
"Ini adalah kegiatan-kegiatan sederhana yang sebenarnya sudah sering dilaksanakan. Namun di situ dibuka ruang untuk kemudian masyarakat boleh bicara apa saja. Sehingga kita kemudian mendapatkan gambaran apa yang menjadi keluhan masyarakat," ucap Sigit.
"Apa juga yang kemudian dirasakan masyarakat terkait dengan perilaku perilaku personil kita yang kemudian juga harus segera kita perbaiki. Tolong ini dibenahi," tandanya.
Baca jugajuga tulisan lainnya di kabartrenggalek.com tentang POLISI
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Hukum
01 May 2026
Konflik Antar Tetangga Trenggalek Sampai Meja Hukum, Dok! Vonis 3 Bulan
Peristiwa
28 Apr 2026
Cekcok Mertua vs Menantu di Trenggalek Berujung Pidana, Mediasi Gagal
Peristiwa
27 Apr 2026
Kronologi Padu Antar Tetangga Trenggalek Sampai Meja Sidang, Berawal Sengketa Pondasi Rumah
Peristiwa
24 Apr 2026
Sering Padu Antar Tetangga, Kini Kasus Sampai Meja Hijau Pengadilan Trenggalek
Peristiwa
24 Apr 2026
Kasus Cabuli Santriwati di Karangan, Bapak-Anak Pengasuh Ponpes Divonis 2 Tahun Penjara Lagi
Hukum
16 Apr 2026