Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Trenggalek Melambung Tinggi
Menjelang Hari Raya Natal 2023 dan perayaan Tahun Baru 2024, harga cabai di Trenggalek melambung tinggi. Kenaikan harga cabai itu dirasakan oleh para pedagang Pasar Basah Trenggalek. Saropah (70), salah satu pedagang cabai di Pasar Basah mengaku merasakan pedasnya harga cabai. Sepuluh hari yang lalu, dirinya mengaku sempat merasakan puncak kenaikan harga cabai rawit di angka Rp90.000. Saat beri...
D
Deva Elisia
14 Dec 2023 • 02:46 WIB
Menjelang Hari Raya Natal 2023 dan perayaan Tahun Baru 2024, harga cabai di Trenggalek melambung tinggi. Kenaikan harga cabai itu dirasakan oleh para pedagang Pasar Basah Trenggalek.
Saropah (70), salah satu pedagang cabai di Pasar Basah mengaku merasakan pedasnya harga cabai. Sepuluh hari yang lalu, dirinya mengaku sempat merasakan puncak kenaikan harga cabai rawit di angka Rp90.000. Saat berita ini diterbitkan, harga cabai rawit masih tergolong tinggi di kisaran Rp80.000.
Sebelumnya di bulan November, harga cabai rawit di Pasar Basah berada di angka Rp75.000. Saropah menyebutkan harga cabai terus melonjak menjelang natal dan tahun baru (nataru).
Hal serupa disebutkan oleh Sumarlin (53), pedagang cabai di Pasar Basah. Ia mengaku jelang nataru harga cabai selalu melonjak dan tak dapat diprediksi.
"Perubahan harganya terus melonjak, kan sekarang harganya tidak bisa di pastikan, naik turun, naik turun gitu" jelas Sumarlin.
Sumarlin menambahkan, "Untuk jenis cabai rawit kemarin Rp90.000 per kg, tetapi saat ini Rp85.000 per kg. Untuk enis cabai merah besar Rp85.000. Saat ini kemungkinan harganya masih tetap. Untuk cabai keriting Rp70.000 per kg".
Penyebab harga cabai di Trenggalek tinggi terjadi karena keterlambatan pengiriman dari pemasok. Selain itu, musim kemarau panjang menjadi faktor kenaikan harga cabai.
"[Harga] cabai menaik itu terutama ya barangnya telat dari sananya [pemasok]. Terus menjelang Natalan ini kan semua naik mau Tahun Baru semua ganti harga" terang Sumarlin.
"Musim seperti ini [musim kemarau] mempengaruhi pasokan cabai, merosotnya banyak. Soalnya harga ya gitu melambung. Petani gak ada hasil, soalnya kemarau gak ada air," tambahnya.
Kenaikan harga cabai membuat para pedagang surut pembelian. Pasalnya, pembeli yang sebelumnya membeli satu kilogram, saat ini lebih memilih untuk membeli 1/2 kilogram. Hal inilah yang dikeluhkan oleh Saropah.
"Kadang naik, kadang turun. Kalau harga [cabai] mahal gini ya menurun, biasanya satu kilogram jadi setengah kilogram karena mahal," tandas Saropah.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Ekonomi
27 Nov 2023
Harga Cabai di Trenggalek Melonjak Tinggi, Segini Harga Pasarannya
Ekonomi
28 May 2022
Jelang Lebaran Ketupat, Harga Cabai Rawit Trenggalek di Atas Rata-rata Jawa Timur
Ekonomi
28 May 2022
Stok Pasar Minim, Harga Bahan Pokok di Trenggalek Melambung saat Idul Fitri 1443 H
Ekonomi
30 Mar 2025
Sehari Sebelum Lebaran, Harga Cabai Rawit di Trenggalek Tembus Rp96.000
Ekonomi
18 Dec 2024
Harga Cabai di Trenggalek Melonjak Hingga Rp 48.000 per Kilogram, Pemerintah Pilih Jalan Subsidi
Ekonomi
01 May 2023