Jalan Rusak 5 Tahun di Pakel Watulimo, Warga Tambal Sendiri dan Sering Terjadi Kecelakaan
KBRT - Jalan kabupaten yang berada di Dusun Ketah, RT 18 RW 04, Desa Pakel, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, mengalami kerusakan parah selama lima tahun terakhir dan belum ada upaya perbaikan dari pemerintah.Jalan tersebut merupakan jalur utama yang dilewati ratusan pengendara setiap hari, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi kerusakan yang parah, terutama di tanjakan dan ti...
21 Jun 2025 • 08:00 WIB
Jalan rusak penghubung kecamatan kampak. KBRT/Mirza
Ringkasan
Jalan rusak di Dusun Ketah, Desa Pakel, belum diperbaiki selama 5 tahun.
Lokasi jalur utama warga menuju Prigi dan Kampak, dilewati ratusan pengendara tiap hari.
Warga sering tambal lubang secara swadaya, kecelakaan pun kerap terjadi.
KBRT - Jalan kabupaten yang berada di Dusun Ketah, RT 18 RW 04, Desa Pakel, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, mengalami kerusakan parah selama lima tahun terakhir dan belum ada upaya perbaikan dari pemerintah.
Jalan tersebut merupakan jalur utama yang dilewati ratusan pengendara setiap hari, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi kerusakan yang parah, terutama di tanjakan dan tikungan tajam sepanjang sekitar 100 meter, membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.
Sumarlan, warga setempat, mengatakan kerusakan jalan telah menyebabkan banyak kecelakaan. Menurutnya, kondisi jalan yang curam dengan banyak lubang menambah risiko bagi para pengguna jalan.
Advertisement
“Sangat dikeluhkan, kecelakaan sering di sini, sekitar puluhan, karena tikungan nanjak dan menghindari lubang,” ujar Sumarlan.
Ia juga mengungkapkan bahwa ketika musim hujan tiba, kondisi jalan menjadi lebih berbahaya karena lubang-lubang tertutup genangan air, sehingga menyulitkan pengendara untuk menghindari lubang tersebut.
Senada dengan Sumarlan, Paniran, warga lainnya, menyebut jalan itu menjadi penghubung utama warga Desa Pakel menuju arah Prigi dan Kampak. Jalan ini kerap digunakan oleh pelajar, pekerja, dan ibu-ibu yang hendak ke pasar.
“Banyak pelajar, pekerja, sampai ibu-ibu belanja ke pasar lewat sini. Ini jalur utama warga,” ucap Paniran.
Akibat tidak kunjung diperbaiki, warga terpaksa menambal sendiri lubang-lubang jalan secara swadaya. Sumarlan mengaku baru saja menambal jalan tersebut seminggu yang lalu.
“Itu ya saya kemarin yang tambal, seminggu yang lalu,” kata Sumarlan.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan permanen, mengingat kondisi jalan yang sangat membahayakan dan penting bagi aktivitas warga sehari-hari.
“Harapannya semoga segera diperbaiki, karena masyarakat kalau jalan mudah itu ya ikut senang. Yang paling terasa itu ya jalan,” tutup Sumarlan.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Duit Pemkab Trenggalek Tahun 2026 Tekor, Infrastruktur Tetap Disuntik Rp70 Miliar
Jalan Rusak Parah Penghubung Kampak–Watulimo Jadi Prioritas Perbaikan, Tunggu Persetujuan Provinsi