Sambangi Atlet Esports Trenggalek Juara Dunia, Dispora Janjikan Pembinaan Berkelanjutan
Prestasi atlet esports asal Trenggalek di ajang internasional mendapat perhatian Dispora. Pembinaan berkelanjutan disiapkan agar lahir lebih banyak atlet berprestasi.
04 Aug 2026 • 08:00 WIB
Dispora Trenggalek sambangi pemenang internasional magic chess gogo. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Atlet ESI Trenggalek menjuarai turnamen internasional Magic Chess.
- Dispora menegaskan dukungan tak berhenti pada pemberian penghargaan.
- ESI Trenggalek mulai memetakan pembinaan di berbagai nomor esports.
TRENGGALEK – Prestasi atlet esports asal Kabupaten Trenggalek kembali menembus level internasional. Namun, yang menarik bukan hanya kemenangan yang diraih, melainkan respons Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang memilih datang langsung ke rumah atlet sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan jangka panjang.
Remaja asal Kecamatan Pogalan, Amriadi Wahyu Septiawan, sukses membawa pulang gelar juara pada Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 setelah bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispora Trenggalek, Arief Setiawan, mengatakan kunjungan yang dilakukan bukan sekadar seremoni memberikan penghargaan, tetapi menjadi langkah awal memperkuat pembinaan atlet yang telah menunjukkan prestasi.
Advertisement
"Kami ingin pemberian bukan hanya reward atau sekadar sertifikat, tetapi ada pembinaan berkelanjutan terhadap anak-anak Trenggalek yang mempunyai potensi. Baik individual maupun kelompok," ujar Arief kepada awak media, Senin (3/8/2026).
Menurut Arief, pemerintah daerah ingin memastikan atlet-atlet berprestasi tidak berjalan sendiri setelah berhasil mengharumkan nama daerah. Dukungan akan diberikan kepada seluruh cabang olahraga selama mampu melahirkan prestasi.
"Pada intinya, kami dari Dispora akan mendukung apa pun cabang olahraganya. Kami sudah berjanji sejak awal tahun saat dinas ini terbentuk untuk men-support cabor yang atletnya berprestasi," tegasnya.
Ia menjelaskan, kunjungan ke rumah atlet juga menjadi cara bagi dinas untuk melihat secara langsung perjalanan dan proses yang dilalui hingga mampu meraih prestasi di level internasional.
"Kami ingin mendekatkan diri bahwa dinas tidak selamanya harus di kantor. Kami ingin mengetahui perkembangan atlet dan bagaimana proses dia hingga mencapai juara," pungkasnya.
Ketua Harian Esports Indonesia (ESI) Trenggalek, Setiawan Alim Wijaya, menyebut keberhasilan Amri menjadi bukti bahwa atlet esports dari Trenggalek mampu bersaing di panggung dunia.
Menurutnya, sebelum Amri, Trenggalek juga pernah mengirim atlet yang berlaga pada kompetisi internasional cabang PUBG Mobile di Uzbekistan. Kini, prestasi tersebut meningkat dengan raihan gelar juara internasional.
"Alhamdulillah, senangnya luar biasa. Sebelumnya kita juga punya atlet yang tembus internasional di Uzbekistan untuk PUBG Mobile, dan sekarang alhamdulillah malah menjadi juara," tutur Alim.
Ia menilai kehadiran Kepala Dispora secara langsung menjadi sinyal positif bagi perkembangan esports di Trenggalek. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dinilai penting untuk menjaga regenerasi atlet.
"Kami sangat senang, apalagi dengan hadirnya Pak Kadis. Jadi kami tidak sendiri, kita bisa bersama-sama menggandeng atlet dengan pemerintah setempat. Bismillah, kita bersatu insyaallah Trenggalek bisa memberikan yang terbaik," lanjutnya.
Ke depan, ESI Trenggalek berencana memperluas pembinaan sesuai dengan karakter setiap nomor pertandingan. Hal itu dilakukan karena esports memiliki banyak disiplin yang membutuhkan pola pembinaan berbeda, termasuk Magic Chess yang kini mulai menunjukkan potensi prestasi.
"Pembinaan tetap ada. Nanti kita tentukan plot-plotnya karena e-sport banyak cabangnya. Ternyata Magic Chess juga punya ruang sendiri. Ke depan, kita beri ruang tersebut dan insyaallah nanti berjalan lebih baik lagi," ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Generasi Muda Unjuk Gigi, Turnamen Free Fire Trenggalek Lahirkan Bintang Baru
Jadwal MSC EWC MLBB 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
Vakum 10 Tahun, Bupati Cup Pencak Silat Trenggalek Kembali Jadi Panggung 550 Atlet
198 Pebulu Tangkis Muda Unjuk Gigi, Trenggalek Mulai Siapkan Generasi Baru untuk Porprov 2027
Krisis Regenerasi, Atlet Paralayang Trenggalek Tinggal Dua Orang untuk Kejurprov 2027