Gas LPG 3 Kg Wajib Dibeli Pakai KTP, Pemprov Jatim Siap Dukung
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat, melalui PT Pertamina, terkait gas LPG 3 Kg wajib dibeli pakai KTP. Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. "Subsidi itu kepada orang sasarannya, bukan kepada Pertamina sebetulnya, target itu diberikan kepada orang, bukan kepada perusahaan atau BUMN," ujar Adhy dilansir dari l...
W
Wahyu AO
03 Jun 2024 • 13:02 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat, melalui PT Pertamina, terkait gas LPG 3 Kg wajib dibeli pakai KTP. Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.
"Subsidi itu kepada orang sasarannya, bukan kepada Pertamina sebetulnya, target itu diberikan kepada orang, bukan kepada perusahaan atau BUMN," ujar Adhy dilansir dari laman Kominfo Jatim.
Melihat dari data KTP, penyaluran gas LPG 3 Kg di Jatim dinilainya sudah semakin baik. Kini, dalam rangka target subsidi tersebut semakin tepat sasaran, dengan pembelian menggunakan KTP, Pemprov mendukung penuh.
"Saya kira, untuk dalam rangka tahapan berikutnya supaya target siapa yang berhak memperoleh subsidi itu bisa tepat, itu ya akan kami dukung," terang Adhy.
Dukungan juga disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim). Hal ini disampaikan anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Blegur Prijanggono. Blegur mengatakan, hingga saat ini masih banyak penyelewengan penyaluran LPG 3 Kg, sehingga subsidinya tidak tepat sasaran.
"Nah, kedepan, memang sasaran LPG 3 Kg inikan untuk masyarakat kurang mampu, dan itu memang disubsisi oleh Pemerintah, sehingga kalau ber KTP, itu kami Fraksi Golkar sangat bersepakat," ujar Blegur.
Menurut Blegur, pembelian dengan mensyaratkan menunjukkan KTP akan mengurangi penyalahgunaan subsidi tersebut. Sehingga diharapkan, akan tepat sasaran kepada mereka yang berhak.
"Pertamina itu yang saya tahu punya regulasi sendiri, untuk pembelian LPG 3 Kg subsidi itu, mereka punya regulasi sendiri, artinya pembatasan itu mungkin ada, bukan berarti per KTP satu, saya rasa gak mungkin," terangnya.
Menurut Blegur, ada regulasi tersendiri bagi pelaku UMKM makanan. Karena, biasanya membutuhkan lebih dari satu tabung dalam sehari, untuk berdagang.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Ekonomi
03 Apr 2025
Warga Trenggalek Kesulitan Dapatkan LPG 3 Kg Saat Idul Fitri 1446 H
Ekonomi
03 Feb 2025
Pemerintah Larang Toko Kelontong Jual Gas LPG 3 Kg, Penjual di Trenggalek Tak Sepakat!
Mata Rakyat
19 Sep 2024
Beroperasi Bertahun-tahun, Limbah Tambak Udang di Munjungan Cemari Lingkungan
Jawa Timur
09 Jul 2024
Ada Kenaikan, Berikut Daftar Tarif Tol Surabaya-Mojokerto Terbaru 2024
Jawa Timur
05 Jul 2024
Anak Muda Kediri Teliti Kondisi Sungai Kedak, Tingkatkan Kesadaran Kurangi Penggunaan Plastik
Jawa Timur
20 May 2024