Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

My Account

Bulan Ramadan, Pantai Prigi Jadi Tempat Favorit Warga Watulimo untuk Ngabuburit

  • 20 Mar 2025 16:00 WIB
  • Google News

    KBRT – Suasana Pantai Prigi di sore hari saat bulan Ramadan sedikit berbeda dibandingkan hari-hari biasa. Banyak warga lokal Watulimo datang ke tepi pantai untuk menikmati panorama sore sembari menunggu waktu berbuka puasa. 

    Sejak pukul 16.00 WIB, warga sudah mulai berdatangan ke sekitar pantai. Tak hanya wisatawan, banyak pula pedagang takjil yang menjajakan dagangannya di sekitar Pantai Prigi, sehingga suasana terasa lebih hidup dibanding hari-hari biasa.  

    “Saya ke sini ya ngabuburit, sambil momong anak. Sekalian nanti cari makanan takjil karena di sini banyak pilihan,” ujar Katino, warga Watulimo yang ngabuburit di Pantai Prigi.  

    Tidak hanya orang dewasa beserta keluarga, Pantai Prigi juga menjadi tempat favorit kawula muda untuk ngabuburit. Tak jarang, mereka datang bergerombol bersama teman-temannya. Seperti halnya Dina Dwi, pemudi asal Watulimo, yang memilih ngabuburit bersama teman-temannya di pantai. Menurutnya, banyaknya pedagang takjil dengan beraneka jenis makanan menjadi daya tarik tersendiri.  

    “Di sini pemandangannya bagus, bisa lihat sunset sambil nunggu buka. Jaraknya juga tidak terlalu jauh dari rumah, jadi saya pilih santai di sini,” ujar Dina.  

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    Menurut Dina, selain keindahan alamnya, akses yang mudah juga membuat warga lokal Watulimo dan sekitarnya memilih Pantai Prigi sebagai tempat ngabuburit. Namun, ia mengakui faktor cuaca turut menentukan ramai atau tidaknya lokasi tersebut.  

    “Kalau hujan, ya pilih di rumah. Sedikit malas keluar kalau hujan,” tandasnya.  

    Ngabuburit adalah tradisi menunggu waktu berbuka puasa yang populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat bulan Ramadan. Kegiatan ini biasanya diisi dengan berbagai aktivitas menyenangkan, seperti berjalan-jalan, berburu takjil, bermain game, atau sekadar berkumpul bersama teman dan keluarga.  

    Selain itu, banyak juga yang memanfaatkan waktu ngabuburit untuk kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti membaca Al-Qur'an, mengikuti kajian agama, atau berolahraga ringan. Tradisi ngabuburit tidak hanya menjadi cara mengisi waktu luang, tetapi juga mempererat kebersamaan dan meningkatkan kebahagiaan dalam menjalani ibadah puasa.

    Kabar Trenggalek - Sosial

    Editor:Zamz

    ADVERTISEMENT
    Lodho Ayam Pak Yusuf