Bertemu Guru Trenggalek Korban Kekerasan, DPR RI Novita Dorong Bentuk Satgas Perlindungan
KBRT - Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menanggapi insiden kekerasan yang menimpa Eko Prayitno, guru seni budaya di SMP Negeri 1 Trenggalek. Ia menyampaikan keprihatinannya sekaligus memastikan bahwa proses pendampingan terhadap korban terus dilakukan.“Saya turut prihatin atas apa yang dialami Pak Eko yang di luar dugaan. Beliau ini guru teladan, punya keterampilan dan banyak mendedikasi...
18 Nov 2025 • 18:00 WIB
Novita Hardini DPR RI bersama Eko seorang guru korban kekerasan. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Pendampingan hukum dan pemulihan psikologis keluarga korban terus dipastikan berjalan
- Dinas Pendidikan diminta membentuk satgas perlindungan
KBRT - Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menanggapi insiden kekerasan yang menimpa Eko Prayitno, guru seni budaya di SMP Negeri 1 Trenggalek. Ia menyampaikan keprihatinannya sekaligus memastikan bahwa proses pendampingan terhadap korban terus dilakukan.
“Saya turut prihatin atas apa yang dialami Pak Eko yang di luar dugaan. Beliau ini guru teladan, punya keterampilan dan banyak mendedikasikan dirinya untuk generasi penerus bangsa,” ujar Novita.
Novita mengatakan telah lama mengenal sosok Eko sebagai pendidik yang berdedikasi bagi dunia pendidikan di Trenggalek. Begitu mengetahui peristiwa pemukulan tersebut, ia langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak di tingkat kabupaten untuk memastikan adanya pendampingan hukum.
Advertisement
Ia menyebut bahwa pemantauan tidak hanya difokuskan pada kondisi guru Eko tetapi juga keluarganya. Menurutnya, istri dan anak korban turut merasakan dampak psikologis akibat insiden tersebut.
“Ternyata yang butuh pendampingan moral untuk menyembuhkan trauma adalah istri dan anaknya. Saya akan meminta Dinas Sosial dan tim penggerak PKK untuk mendampingi keluarga Pak Eko,” katanya.
Novita juga mendorong adanya langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak berulang di lingkungan sekolah. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Olahraga Trenggalek membentuk satuan tugas perlindungan yang berfokus pada keamanan guru maupun siswa.
“Saya berharap kejadian seperti ini tidak ada lagi di Kabupaten Trenggalek. Tolong Dinas Pendidikan membentuk satgas perlindungan bagi guru dan anak-anak,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi stafnya yang bergerak cepat memberikan dukungan moral kepada keluarga guru Eko pasca-kejadian.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Ini Alasan Dana PIP Belum Cair, Simak Cara Atasinya di Sini
Di Tengah Status Relawan, Guru di Trenggalek Ciptakan Aplikasi Belajar Android untuk Siswa SD
158 Sekolah di Trenggalek Kekurangan Murid, DPRD Wacanakan Penggabungan SD dan SMP
Sekolah Rakyat Trenggalek Diisi Program Taruna Bakti, Siswa Digembleng Disiplin hingga Bela Negara
Data Jumlah Fasilitas Pendidikan Taman Kanak-kanak di Kabupaten Trenggalek