TRENDING

Longsor Tembok Penahan Tebing, Jalan Antar Desa di Trenggalek Tertutup

Terbit:

Kabar Trenggalek Wilayah Kabupaten Trenggalek diguyur hujan deras pada Selasa (21/06/2022). Hujan deras itu mengakibatkan longsor tembok penahan tebing, hingga jalan antar desa di Trenggalek tertutup.

Hal itu dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek. BPBD Trenggalek melaporkan, tanah longsor yang membuat jalan antar desa di Trenggalek tertutup, terjadi di RT 27 RW 01 Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

advertisement

Tanah longsor yang membuat jalan antar desa di Trenggalek tertutup, terjadi dini hari pukul 02.00 WIB. Bencana tanah longsor itu, awalnya disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Watulimo.

“Senin, 20 Juni 2022 di wilayah Kec. Watulimo di guyur hujan dengan intensitas sedang – tinggi yang mengakibatkan tembok penahan Tebing longsor menutup akses jalan antar desa,” tulis BPBD Trenggalek.

Merespons bencana itu, BPBD Trenggalek bersama masyarakat Desa Gemaharjo melakukan cek lokasi kejadian. Setelah itu, mereka melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah longsor di Desa Gemaharjo itu.

Sebelumnya, hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah lain. Seperti hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor. Hingga, sebagian jalan penghubung Trenggalek Ponorogo tertutup.

BPBD Trenggalek menyampaikan, tanah longsor terjadi di RT 16, RW 07, Dusun Sumbermadu, Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Kemudian, hujan deras juga membuat jembatan ambles di Desa Nglinggis RT 01 RW 01 sekira pukul 20.42 WIB.

Hal demikian dibenarkan Tri Puspita Sari, Sekretaris BPBD Trenggalek. Puspita Sari menegaskan, amblesnya jembatan itu karena derasnya aliran sungai sehingga mengikis penahan jembatan dan mengakibatkan ambles.

advertisement

Kemudian, tanah longsor terjadi di Desa Timahan Trenggalek itu yang diakibatkan oleh hujan deras semalaman, hingga talud penahan jalan tak kuat.

Puspita Sari, menegaskan bahwa tanah longsor itu terjadi pada Minggu (19/06/2022) setelah diguyur hujan berjam-jam di Kecamatan Kampak.

Puspita Sari mengimbau kepada warga Trenggalek yang bertempat tinggal di pegunungan yang berdampingan dengan tebing yang rawan tanah longsor.

“Tetap waspada, jika ada guyuran hujan yang deras lebih baik berlindung dari tempat yang aman. Dan bagi pengguna jalan di pegunungan lebih baik mengurangi aktivitas keluar rumah dengan kendaraan saat hujan deras,” tandasnya.

advertisement

TERBARU

Kampung Kopi Sengunglung, Wujud Kelestarian Alam Bumi Sumberbening Trenggalek

Kabar Trenggalek - Kopi menjadi salah satu potensi komoditas unggulan di Desa Sumberbening, Kecamatan...

Jaranan Turangga Yaksa Semarakkan Festival Mata Air Sumberbening, Potret Perjuangan Petani

Kabar Trenggalek - Sejumlah 6 anak dari SDN 1 Sumberbening berlenggak-lenggok mengikuti alunan nada...

Ritual Adat di Sumber Air Plancuran Desa Sumberbening, Warga Berdoa Tolak Tambang Emas Trenggalek

Kabar Trenggalek - Perjuangan tolak tambang emas Trenggalek tidak hanya dilakukan melalui serangkaian aksi...

TOPIK TERKAIT