13 Alsintan Baru Mengaspal ke Trenggalek, Panen Padi Ditarget Makin Maksimal
Petani Trenggalek mendapat bantuan alat pertanian untuk memaksimalkan hasil panen.
08 Jul 2026 • 16:00 WIB
Petani Trenggalek mendapatkan alsintan. KBRT/Zamz
TRENGGALEK - Ada suasana berbeda saat belasan alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah mulai diserahkan kepada kelompok tani di Kabupaten Trenggalek. Bukannya buru-buru dibawa pulang, para petani justru dulu menggelar doa bersama, lalu makan ingkung sebagai wujud rasa syukur.
Momen itu berlangsung di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Karangan, Rabu. Puluhan petani, penyuluh pertanian, hingga jajaran Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek berkumpul sebelum proses penyerahan alsintan dilakukan.
Tradisi makan bantuan bersama usai berdoa menjadi simbol harapan agar yang diterima benar-benar membawa manfaat, meningkatkan hasil panen, sekaligus memperlancar rezeki para petani.
Advertisement
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi, menjelaskan seluruh alsintan yang disalurkan berasal dari bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dengan pendanaan APBN.
“Hari ini kami menyampaikan bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Pertanian. Sumber anggarannya berasal dari APBN,” jelas Imam.
Total ada 13 unit alsintan yang diterima kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Rinciannya meliputi tiga unit mesin pemanen gabungan besar, satu unit traktor roda empat, dua unit traktor crawler, serta tujuh unit power thresher.
Menurut Imam, keberadaan alsintan tersebut bukan sekadar menambah peralatan pertanian, tetapi juga menjadi upaya menekan hilangnya hasil panen atau kerugian yang selama ini masih sering terjadi saat proses panen berlangsung.
Dengan penggunaan mesin yang lebih modern, bulir padi yang biasanya tercecer di lahan diharapkan bisa diminimalkan sehingga hasil panen petani menjadi lebih optimal.
“Kalau kerugian bisa ditekan, otomatis produksi pertanian juga akan meningkat,” ujarnya.
Ia menegaskan bantuan tersebut tidak diberikan secara acak. Seluruh penerima merupakan hasil usulan Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek kepada Kementerian Pertanian berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat target swasembada pangan nasional.
Salah satu penerima bantuan, Sumarlan (65), anggota Gapoktan Bendorejo, Kecamatan Pogalan, mengaku bersyukur karena kelompoknya memperoleh traktor roda empat atau yang akrab disebut petani sebagai jonder.
"Rasanya ya senang. Petani tentu bersyukur karena mendapat bantuan seperti ini," katanya sambil mencoba mengoperasikan kendaraan tersebut.
Ia berharap alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan bersama oleh para petani sehingga pekerjaan di sawah menjadi lebih ringan dan hasil panen ikut meningkat.
“Semoga bantuan ini benar-benar membawa manfaat dan semua yang sudah membantu kelancaran yang diberikan serta rezeki yang lebih baik,” kata dia.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Bulog Sudah Serap 7 Ribu Ton Beras dari Trenggalek, Target 10 Ribu Ton Kian Dekat
Cegah Penyelewengan, Kuota BBM Subsidi untuk Petani dan Nelayan Trenggalek Pakai Surat Rekom