Video Bakar Hasduk Hizbul Wathan Viral di Media Sosial, Diduga Pelaku Masih Pelajar
Kabar Trenggalek - Sebuah video berdurasi 22 detik beredar hingga viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, terlihat pembakaran setangan leher atau hasduk Hizbul Wathan, oleh beberapa orang yang diduga masih pelajar di Trenggalek, Kamis (23/12/2021). Dalam video itu, terlihat para membakar hasduk memakai seragam pramuka. Mereka beramai-ramai membakar hasduk milik organisasi otonom M...
W
Wahyu AO
27 Jan 2022 • 09:37 WIB
Kabar Trenggalek - Sebuah video berdurasi 22 detik beredar hingga viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, terlihat pembakaran setangan leher atau hasduk Hizbul Wathan, oleh beberapa orang yang diduga masih pelajar di Trenggalek, Kamis (23/12/2021).
Dalam video itu, terlihat para membakar hasduk memakai seragam pramuka. Mereka beramai-ramai membakar hasduk milik organisasi otonom Muhammadiyah, Hizbul Wathan (HW).
Gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW) adalah salah satu organisasi otonom di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah. HW didirikan pertama kali di Yogyakarta pada 1336 H (1918 M) atas prakarsa K.H. Ahmad Dahlan.
Baca juga: Warganet Lumajang Kecam Syuting Sinetron di Tenda Pengungsi Semeru
K.H. Ahmad Dahlan merupakan pendiri Muhammadiyah. Hizbul Watan juga merupakan organisasi kepanduan yang diikuti oleh Jenderal Sudirman.
Dalam video yang tersebar di medsos itu, para pembakar mengungkapkan kata-kata di depan kamera dengan nada yang terkesan provokatif.
"Ngebong le, ngebong [hasduk] tek e cah MTs [Madrasah Tsanawiyah] (Bakar nak, bakar hasduk miliknya anak MTs)," kata salah satu pembakar mengatakan hal itu sambil menunjukkan hasduk Hizbul Wathan yang dibakar.
Baca juga: Menelusuri Masalah Pendataan Warga Penerima Bansos Covid-19 di Trenggalek Pembakar yang lain mengatakan di depan kamera, bahwa dirinya siap dikeroyok seakan-akan menantang berkelahi. "Kroyokan bos, panggah wani kendel cah kene (keroyokan bos, tetap berani anak sini)", ujar pembakar sambil mengangkat jari tengah. Pembakar itu menambahkan kata-kata "Sepele andak cah kene ae," yang artinya "Sepele, hanya orang sini saja". Sampai berita ini diterbitkan, kabartrenggalek.com masih berusaha mengonfirmasi Ketua Hizbul Wathan Trenggalek.Lihat postingan ini di Instagram
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Opini
26 Jun 2024
Kesulitan Belajar pada Anak: Mengatasi Tantangan dalam Pendidikan
Advertorial
06 Mar 2023
Musda Jaringan Sekolah Islam Terpadu Siapkan Warna Pendidikan di Trenggalek
Sosial
20 Aug 2022
Kasihan, Anak SD Dikeluarkan dari Barisan Gerak Jalan karena Bajunya Menguning
Pendidikan
18 Jun 2022
Kurang dari 60 Siswa, Sebanyak 80 Sekolah Dasar Trenggalek Terancam Digabung
Pendidikan
10 Feb 2022
Syarat dan Cara Daftar KIP Kuliah Merdeka 2022
Pendidikan
09 Feb 2022