Usai Aktivitas Pagi, Pegawai Pemerintah Trenggalek Ditemukan Meninggal di Serambi Musala
Seorang pegawai DPMD Trenggalek ditemukan meninggal di serambi mushola saat Jumat pagi, setelah sempat beraktivitas seperti biasa.
24 Apr 2026 • 05:10 WIB
Pegawai pemerintah trenggalek meninggal dunia di Musala. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Pegawai PPPK DPMD Trenggalek ditemukan meninggal di serambi mushola.
- Korban sempat beraktivitas normal sebelum kejadian.
- Penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.
TRENGGALEK - Warga Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, digegerkan dengan temuan seorang pegawai pemerintah yang meninggal dunia di serambi Musala Al Huda, Jumat (24/04/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Dwi Teguh Santoso (44). Ia ditemukan tergeletak di serambi mushola yang berada di Lingkungan Ngasinan RT 01 RW 01, tak jauh dari lokasi aktivitas paginya.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.15 WIB, sesaat setelah korban berpamitan menuju toilet mushola dari area sekitar eks kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Trenggalek.
Sebelum kejadian, korban disebut menjalani aktivitas seperti biasa bersama rekan kerja. Jumat pagi itu, sejumlah pegawai DPMD melakukan kegiatan rutin berupa olahraga dan bersih-bersih lingkungan kantor.
“Berdasarkan kabar yang saya dapat, sekitar pukul 09.15 korban sempat pesan kopi di dekat eks kantor DPMD. Setelah itu pamit ke temannya mau ke toilet mushola,” ujar Nurhadi, warga setempat.
Lokasi mushola yang dituju korban berjarak sekitar 100 meter dari tempat ia terakhir terlihat. Korban menuju lokasi dengan sepeda motor.
Tak lama berselang, seorang warga yang keluar dari kamar mandi mushola mendapati korban sudah tergeletak di serambi dalam kondisi kejang-kejang.
“Warga yang melihat langsung teriak minta tolong. Saat itu korban masih kejang-kejang di serambi mushola,” jelas Nurhadi.
Teriakan tersebut memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah orang langsung berdatangan, termasuk rekan kerja korban yang berusaha memastikan kondisinya.
Namun, saat rekan kerja tiba di lokasi, korban disebut sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Beberapa menit kemudian temannya datang, tapi korban sudah tidak bergerak, mungkin sudah meninggal,” imbuhnya.
Petugas kemudian dihubungi untuk melakukan penanganan. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
“Meninggalnya korban karena apa kami tidak tahu, sebab ketika korban tergeletak di serambi tidak ada yang berani mendekat,” kata dia.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Artikel Terkait
Vaksinasi Covid-19 di Trenggalek Membeludak, Ada Salah Komunikasi antar Pihak
Aparat Keamanan Atasi Kerumunan Vaksinasi di Trenggalek, Peserta Sempat Takut Tertular Covid-19