Jelang Masuk Sekolah, Orang Tua di Trenggalek Ramai Belanja ATK Mepet Hari H
Penjualan alat tulis sekolah di Trenggalek mulai meningkat menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Toko ATK mencatat kenaikan pembeli hingga 50 persen.
12 Jul 2026 • 10:00 WIB
Suasana toko alat perlengkapan tulis ramai jelang masuk sekolah. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Penjualan ATK naik sekitar 50 persen.
- Buku tulis dan pensil paling banyak dicari.
- Harga ATK tetap stabil jelang sekolah.
TRENGGALEK – Libur sekolah tinggal menghitung hari. Suasana itu mulai terasa di sejumlah toko alat tulis di Kabupaten Trenggalek yang dipadati orang tua bersama anak-anak untuk berburu perlengkapan sekolah.
Menariknya, banyak keluarga memilih berbelanja menjelang hari pertama masuk sekolah. Selain memberi kesempatan anak memilih kebutuhan sendiri, momen itu dimanfaatkan setelah agenda liburan keluarga selesai.
Dampaknya mulai dirasakan pelaku usaha alat tulis. Salah satunya Toko Cahaya Mas di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, yang mencatat jumlah pembeli meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa.
Advertisement
Pemilik Toko Cahaya Mas, Muhammad Abdul Aziz, mengatakan lonjakan mulai terlihat sejak mendekati berakhirnya masa libur sekolah.
"Kenaikannya 50 persen bila dibandingkan pada hari biasanya. Karena libur panjang, pembeli punya banyak pilihan," ujarnya.
Meski jumlah pembeli meningkat, Aziz memastikan harga perlengkapan sekolah di tokonya tidak mengalami kenaikan. Menurutnya, momen tahun ajaran baru bukan alasan untuk menaikkan harga.
"Harga stabil tidak ada kenaikan yang signifikan. Soal harga kami tetap sama seperti hari-hari biasanya, tidak ada istilahnya aji mumpung," katanya.
Ia memperkirakan arus pembeli masih akan terus meningkat hingga akhir pekan, tepat sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dimulai.
Barang yang paling banyak dicari masih didominasi kebutuhan dasar sekolah, seperti buku tulis, pensil, bolpoin, penghapus, hingga kotak pensil. Mayoritas pembeli merupakan orang tua siswa SD dan SMP.
"Paling banyak buku, pensil, bolpoin, penghapus itu yang paling banyak serta kotak pensil," jelas Aziz.
Menurutnya, kebutuhan perlengkapan siswa SMA biasanya baru meningkat setelah proses belajar mulai berjalan.
Di sisi lain, Sugus Setiyanto, salah seorang pembeli, mengaku sengaja mengajak anaknya berbelanja di penghujung masa liburan. Selama libur sekolah, anak-anak masih menikmati waktu bersama keluarga sehingga kebutuhan sekolah baru dipersiapkan menjelang masuk kelas.
"Menemani anak membeli peralatan sekolah. Seperti buku dan alat tulis yang lain, ada kaos kaki dan macam-macam," ujarnya.
Ia mengatakan kebiasaan berbelanja mendekati hari pertama sekolah sudah dilakukan setiap tahun agar anak bisa memilih perlengkapan yang diinginkan.
"Memilih mepet anak-anak pas masih menikmati hari libur dan ini kebetulan pulang dari rumahnya uti. Dan langsung belanja," katanya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement