Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Tips Melewati Jalur Tanjakan Ekstrim Saat Mudik

KBRT - Berkendara melewati tanjakan ekstrim saat mudik, membutuhkan kombinasi antara kondisi kendaraan yang prima dan teknik mengemudi yang tepat. Barang muatan yang maksimal saat mudik membuat mesin dan sistem pengereman bekerja lebih keras.

Hal ini, dapat membuat kesalahan kecil dalam perjalanan bisa berakibat fatal atau menyebabkan kendaraan kehilangan momentum.

Kesiapan mental dan teknis adalah kunci utama agar kalian dapat menaklukkan medan pegunungan dengan aman. Sebelum memulai perjalanan, pastikan kalian memahami karakter kendaraan, baik itu transmisi manual maupun matik.

Berikut adalah sedikit panduan dan tips keselamatan untuk melewati jalur tanjakan ekstrim selama perjalanan mudik:

Ambil Momentum Sebelum Tanjakan

Kecepatan yang stabil sebelum memasuki area tanjakan, sangat membantu mesin dalam menjaga putaran (RPM). Jika memungkinkan, usahakan untuk menambah kecepatan secara bertahap saat jalan masih datar, agar kendaraan memiliki tenaga dorong alami.

Hindari melakukan akselerasi mendadak tepat di tengah tanjakan karena hal ini hanya akan membuang bahan bakar dan membuat mesin bekerja terlalu berat.

Gunakan Gigi Rendah (Manual & Matik)

Pengaturan transmisi adalah hal paling krusial saat menanjak. Untuk mobil manual, segera pindah ke gigi 1 atau 2 sebelum mobil mulai terasa berat atau kehilangan tenaga.

ADVERTISEMENT

Bagi pengguna mobil matik, jangan hanya mengandalkan posisi "D" (Drive), tapi pindahkan tuas ke posisi L (Low). Hal tersebut memberikan torsi yang maksimal pada mesin sekaligus mencegah transmisi berpindah gigi, yang bisa menyebabkan overheat.

Matikan AC Mobil Sementara

Beban kerja mesin akan berkurang signifikan jika kompresor AC dimatikan. Saat menghadapi tanjakan yang sangat curam dan panjang, mematikan AC dapat memberikan tambahan tenaga ekstra untuk dialokasikan sepenuhnya ke roda penggerak. \

Langkah sederhana ini sering kali menjadi penentu apakah kendaraan mampu mencapai puncak atau tidak, terutama bagi mobil dengan kapasitas mesin kecil atau saat membawa muatan penuh.

Jaga Jarak Aman yang Ekstra

Penting untuk mengantisipasi terhadap kendaraan di depan, karena kita tidak pernah tahu kondisi teknis mobil orang lain. Berikan ruang setidaknya dua hingga tiga kali panjang mobil saat menanjak.

Jika mobil di depan mendadak berhenti atau tidak kuat menanjak, kalian memiliki cukup ruang untuk menghindar atau melakukan pengereman darurat. Jarak yang lebar, juga dapat menjaga momentum kendaraan tanpa terganggu oleh pengereman mendadak.

Teknik Mengatasi Berhenti di Tengah Tanjakan

Ketenangan menjadi kunci utama jika kalian terpaksa berhenti di tengah tanjakan. Gunakan rem tangan (handbrake) sebagai penahan utama, bukan menahan posisi mobil dengan setengah kopling.

Saat akan mulai berjalan kembali, lepaskan rem tangan secara perlahan bersamaan dengan injakan gas dan pelepasan kopling secara sinkron. Hal tersebut, berguna untuk mencegah mobil mundur saat akan berjalan di tanjakan.

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz