Pesan Tegas Ketua PSHT Trenggalek: Jangan Konvoi, Jaga Kesakralan Pengesahan

PSHT Trenggalek mengimbau warga yang tidak berkepentingan untuk tidak datang ke lokasi pengesahan calon warga baru demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Pesan Tegas Ketua PSHT Trenggalek: Jangan Konvoi, Jaga Kesakralan Pengesahan

Ketua PSHT Cabang Trenggalek, Teguh Wahyudi. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Pengesahan calon warga baru PSHT Trenggalek dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
  • Warga yang tidak berkepentingan diminta tidak datang ke lokasi acara.
  • Sekitar 61 calon warga disiapkan mengikuti prosesi pengesahan

TRENGGALEK - Menjelang prosesi pengesahan calon warga baru yang dijadwalkan berlangsung bulan ini, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Trenggalek mengeluarkan pesan khusus kepada para anggotanya. Warga yang tidak memiliki kepentingan langsung dalam kegiatan tersebut diminta tidak hadir di lokasi acara.

Imbauan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran dan kesakralan pengesahan yang menjadi agenda penting dalam organisasi pencak silat tersebut.

Ketua PSHT Cabang Trenggalek, Teguh Wahyudi, mengatakan persiapan pelaksanaan pengesahan terus dimatangkan, termasuk koordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait lainnya.

Advertisement

“Sebagai Ketua PSHT Cabang Trenggalek, kami sudah mempersiapkan acara sakral pengesahan yang insyaallah akan diselenggarakan pada bulan Juni ini. Untuk tanggalnya masih kami koordinasikan dengan saudara-saudara dan aparat penegak hukum setempat,” ujar Teguh.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya bergantung pada panitia maupun calon warga yang akan disahkan, tetapi juga dukungan seluruh keluarga besar PSHT untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Karena itu, ia mengingatkan warga PSHT agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, termasuk konvoi di jalan raya maupun tindakan lain yang melanggar aturan.

“Saya mohon kepada warga PSHT Cabang Trenggalek untuk mendukung dan menjaga tata tertib. Jangan melanggar hukum, jangan konvoi di jalan. Mari kita jaga kesakralan acara pengesahan nanti,” tegasnya.

Teguh juga meminta anggota yang tidak memiliki kepentingan langsung dalam prosesi pengesahan agar memberikan dukungan dari rumah. Langkah tersebut dinilai dapat membantu menciptakan situasi yang lebih tertib sekaligus mengurangi potensi kerumunan di lokasi kegiatan.

“Saya harap saudara-saudara tidak perlu datang ke acara pengesahan. Berdoalah dari rumah agar pengesahan PSHT Cabang Trenggalek bisa berjalan aman dan sukses seperti yang kita harapkan bersama,” katanya.

Saat ini, PSHT Cabang Trenggalek menyiapkan sekitar 61 calon warga yang direncanakan mengikuti prosesi pengesahan. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tugu.

“Rencana pengesahannya insyaallah di Tugu. Untuk jumlah calon warga sekitar 61 orang,” ungkapnya.

Di sisi lain, proses administrasi juga terus berjalan. Pihak PSHT memastikan dokumen dan persyaratan perizinan tengah dilengkapi sebelum kembali diajukan kepada Polres Trenggalek.

“Terkait izin sudah kami persiapkan. Kemarin sudah kami ajukan ke Polres, namun ada beberapa hal yang perlu dilengkapi. Setelah lengkap, besok akan kami ajukan kembali ke Polres Trenggalek,” jelas Teguh.

Bagi PSHT, pengesahan calon warga baru bukan sekadar agenda rutin tahunan. Prosesi tersebut merupakan bagian dari tradisi organisasi yang sarat nilai persaudaraan dan menjadi simbol perjalanan anggota sebelum resmi menjadi warga PSHT.

Karena itu, Teguh berharap seluruh elemen organisasi dapat ikut menjaga marwah kegiatan dengan mengedepankan sikap tertib, menghormati aturan, serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

"Bagi warga PSHT, prosesi pengesahan tidak sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi simbol kehormatan, loyalitas, dan keberlanjutan ajaran persaudaraan yang telah diwariskan secara turun-temurun," ungkapnya.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait