Suzuki Thunder 125: Sobat Pertamina yang Bikin Antri Lama

Sudah sejak lama, Thunder terkenal akan kapasitas bensin nya yang sangat besar. Meskipun memiliki mesin yang hanya berkapasitas 125cc, tangki Thunder memiliki kapasitas 14 hingga 15 liter, yang mana hampir 3 kali lipat kapasitas Honda Vario 150.

Suzuki Thunder 125: Sobat Pertamina yang Bikin Antri Lama

Suzuki Thunder 125: Sobat Pertamina yang Bikin Antri Lama. Suzuki/KBRT

KBRT - Jika kalian merasa waktu berjalan lebih lama ketika mengantri di SPBU, mungkin saja ada Suzuki Thunder yang sedang mengisi BBM di depan kalian. Motor ini, dikenal sebagai sobat pertamina yang siap meminum puluhan liter bensin dalam sekali pengisian.

Sudah sejak lama, Thunder terkenal akan kapasitas bensin nya yang sangat besar. Meskipun memiliki mesin yang hanya berkapasitas 125cc, tangki Thunder memiliki kapasitas 14 hingga 15 liter, yang mana hampir 3 kali lipat kapasitas Honda Vario 150.

Yang menarik dari penggunaan motor ini, adalah ketika motor ini masih sering terlihat bolak-balik SPBU walaupun memiliki kapasitas besar. Lantas, kenapa hal tersebut bisa terjadi?

Advertisement

Buat kalian yang penasaran, kami telah merangkum semua seputar Suzuki thunder dibawah ini.

Spesifikasi Mesin Suzuki Thunder 125

Suzuki Thunder 125 adalah motor sport entry level yang diperkenalkan pada tahun 2004. Motor satu ini, sebenarnya merupakan versi ringkasan dari Suzuki Thunder 250 yang ditargetkan bersaing dengan motor 200cc keatas, seperti Honda Tiger.

Berbeda jauh dengan Suzuki Thunder 250 yang menggunakan mesin single cylinder 250cc dengan teknologi TSCC atau Twin Swirl Combustion Chamber dan SOHC 4 katup, Thunder 125 hanya dibekali dengan mesin single cylinder 125cc SOHC 2 katup saja.

Berdasarkan klaim pabrikan, mesin ini hanya sanggup menghasilkan tenaga sebesar 11,5 Hp pada 9,000 rpm dan torsi sebesar 9,4Nm pada 7500rpm. Jika dibandingkan dengan motor sekelas yang sudah 150cc tentunya tenaga yang dihasilkan Suzuki Thunder 125 ini tergolong kecil.

Kapasitas Tangki

Berbanding terbalik dengan spesifikasi mesinnya yang tergolong kecil, Suzuki Thunder justru memiliki tangki yang segede gaban. Bagaimana tidak, tangkinya memiliki kapasitas sebesar 14 hingga 15 liter, yang mengungguli motor-motor pada zamannya.

Meskipun kapasitasnya sudah terbilang besar, masih banyak orang yang memodifikasi dan meningkatkan kapasitas tangki ini. Contohnya pada laman toko online Lazada, ada yang menjual motor suzuki thunder modifikasi dengan kapasitas tangki mencapai 30 liter.

Hal ini, membuat Suzuki Thunder sering dimanfaatkan oleh penjual bensin eceran untuk mengamankan stok bensin mereka. Jadi, jangan heran lagi jika kalian melihat Suzuki Thunder bolak-balik SPBU meski memiliki kapasitas tangki besar.

Dimensi dan Kenyamanan

Suzuki Thunder 125 menawarkan posisi berkendara yang nyaman, dengan posisi setang yang lebar dan tinggi. Selain itu, motor ini juga dibekali jok empuk dengan posisi duduk rendah serta letak pijakan kaki yang lebih maju dari titik duduk pengendara.

Dimensinya terhitung ramah untuk postur rata-rata orang Indonesia, tak terlalu besar. Panjangnya mencapai 1.945 mm, lebar 735 mm dan tinggi 1.110 mm. Beratnya mencapai 130 kg.

Selain itu, konsumsi bahan bakar yang irit juga menjadi andalannya. Rata-rata konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 45 km/liter, itu pun masih mengandalkan teknologi karburator tipe vakum.

Yang Mengesalkan Dari Suzuki Thunder

Berdasarkan pengalaman banyak pengguna di sosial media, Suzuki Thunder memiliki waktu pengisian bensin yang lama. Kapasitas bensinnya yang besar memang menguntungkan banyak pedagang bensin eceran, namun membuat pengantri lainnya kesal.

Bayangkan saja jika kalian terburu-buru mengisi bahan bakar, namun ada 4 Suzuki Thunder yang juga ikut mengantri. Pada momen ini, mengganti lokasi pengisian bukanlah sebuah ide buruk.

Dilansir dari CNN Indonesia dan detikOto, belakangan ini telah beredar sebuah video yang memperlihatkan pengumuman larangan pengisian BBM jenis Pertalite untuk sepeda motor Suzuki Thunder di salah satu SPBU. Namun, dalam video tersebut tidak dijelaskan secara rinci lokasi SPBU maupun alasan pasti diberlakukannya kebijakan tersebut.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait