Ini Masalah Suzuki Fronx yang Harus Kalian Ketahui. Suzuki/KBRT
KBRT – Suzuki Fronx telah berhasil meraup popularitas yang sangat tinggi di pasar Indonesia. Mobil ini, sempat dinobatkan sebagai Car Of The Year pada perayaan 60 tahun pikiran rakyat.
Meski penjualannya sedang tinggi dan diterima dengan baik oleh konsumen, masih terdapat sejumlah pengguna yang mengeluhkan masalah tertentu pada mobil ini. Kali ini, saya akan membahas secara detail masalah-masalah Suzuki Fronx yang perlu kalian ketahui sebelum membelinya.
Masalah Sistem ABS dan Kelistrikan
Dilansir dari channel YouTube Fuse Box, mobil ini cukup sering dikeluhkan dengan ABS yang error. Meskipun sudah dibawa ke bengkel resmi dan diperbaiki, masalah ini kadang muncul kembali. Selain ABS, ISP dan kolom steering juga pernah mengalami kendala.
Advertisement
Usut punya usut, penyebab utama masalah ini berasal dari kabel harness, yang merupakan bagian dari sistem kelistrikan mobil. Masalah ini bisa mengganggu keselamatan berkendara jika tidak segera diperbaiki dan diperiksa secara rutin .
Fitur ADAS Kadang Bermasalah
Selain ABS, ADAS (Advanced Driver Assistance System) pada Suzuki Fronk juga mendapat banyak keluhan. Beberapa fitur seperti Lane Departure Warning dan Vehicle Weighing Control (VCW) bisa berbunyi sendiri karena kondisi jalan yang bergelombang atau posisi setir tidak stabil.
Walaupun ini sering dianggap normal, beberapa pengguna menilai ini mengganggu kenyamanan berkendara, terutama di jalan kota yang padat atau jalan menurun .
Headlamp Mengembun
Salah satu keluhan paling banyak hadir dari pelanggan Suzuki Fronx, adalah headlamp yang ngembun meski mobil belum genap satu tahun pemakaian. Penyebabnya bisa sederhana, mulai dari karet seal getas, saluran ventilasi tersumbat, hingga keretakan kecil pada body lampu.
Masalah ini termasuk cacat produksi yang seharusnya ditangani oleh produsen agar tidak merusak pengalaman pengguna .
AC Tidak Stabil
Masih pada channel Fuse Box, beberapa unit Suzuki Fronk mengalami AC panas sampai 41 derajat, yang membuat kabin terasa seperti heater. Menurut dealer, masalah ini dapat diatasi dengan reposisi heater door, namun tetap menjadi keluhan bagi pengguna.
AC yang tidak stabil bisa mengurangi kenyamanan berkendara, terutama saat cuaca panas .
Bunyi Aneh pada Kaki-Kaki dan Dashboard
Pengguna juga melaporkan bunyi aneh pada kaki-kaki seperti besi beradu, getaran tidak normal, serta suara dashboard yang berdecit. Selain itu, transmisi matic kadang terasa lambat saat berpindah ke posisi D, dan getaran pada roda depan menjadi keluhan tambahan.
Masalah ini umumnya muncul pada batch produksi tertentu dan membutuhkan pengecekan rutin di bengkel resmi .
Lampu Kolong dan Unit dengan KM Tinggi
Beberapa unit mobil, hadir dengan kilometer awal tinggi hingga 1.000 km atau lampu kolong aktif. Hal ini biasanya terkait distribusi mobil dari pabrik tanpa towing yang sesuai. Walaupun ini bukan kerusakan teknis, kondisi seperti ini tetap membuat pembeli khawatir akan kualitas unit baru .
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement