Safari Ramadan Pemerintah Trenggalek, Beda dengan Tahun Sebelumnya
Syah Muhammad Natanegara melangsungkan safari Ramadan.
02 Mar 2026 • 14:00 WIB
Pelaksana harian melangsungkan safari Ramadan. KBRT/Humas
KBRT - Pemerintah Trenggalek memulai safari ramadan keliling ke kecamatan. Momen bulan Suci Ramadan 1447 H itu disebut berbeda dengan tahun sebelumnya, karena safari saat ini dilaksanakan pada siang hari dengan ada pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan pelayanan tersebut mulai dari pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), Samsat Keliling. Tujuannya, agar mempermudah akses masyarakat ke tempat pelayanan tanpa harus wira-wiri.
Dalam kegiatan itu, Pelaksana harian (Plh) Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara menerangkan, bahwa Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sedang melangsungkan Ibadah Umrah, di tengah konflik timur tengah.
Advertisement
“Senan diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah. Selain itu semoga juga bisa segera pulang ke Trenggalek dengan selamat," katanya di Masjid Al Fadhilah, Durenan, Senin (02/03/2026).
Syah juga menyampaikan permohonan maaf soal lambatnya pembangunan di Trenggalek. Dia menuturkan, bukan karena pemerintah enggan melakukan pembangunan, melainkan dampak dari efisiensi anggaran.
"Bila mungkin ada jalan yang sudah diukur tapi tidak jadi dibangun, itu bukan karena pemerintah daerah tidak mau membangun tapi dikarenakan adanya efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional," ucapnya.
Dalam kegiatan Safarai Ramadhan ini, Mas Syah juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk Masjid Al Fadhilah, Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan dengan harapan dapat membantu kelancaran jalannya ibadah bagi masyarakat sekitar.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Jalur Durenan-Bandung Gelap Minim Penerangan, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan Meningkat
Santri Trenggalek Ubah Kamus Arab Legendaris Jadi Aplikasi Digital, Dikerjakan Saat Senggang dari Bertani
Jelang Kurban, Warga Durenan Trenggalek Belajar Tata Cara Penyembelihan Sesuai Syariat
Sarpas Tak Penuhi Standar, 2 Dapur MBG Trenggalek di Pule dan Durenan Kena Setop
Dari Garasi Sempit di Trenggalek, Kandang Ayam “Jago Anom” Malah Diburu Penghobi hingga Jakarta