Kapasitas 198 Pasien, Rumah Sakit Hasil Utang Rp 150 Miliar di Trenggalek Resmi Terima Kunci
Kabar Trenggalek - Rumah sakit hasil utang Rp 150 miliar di Trenggalek resmi serah terima kunci pada pihak Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedomo, Kamis (23/06/2022). Rumah sakit itu didirikan dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dua gedung yang semula bakal fokus menjadi rujukan pasien Coronavirus Disease (Covid-19), ternyata kini bisa difungsikan untuk penanganan penyakit...
W
Wahyu AO
23 Jun 2022 • 12:17 WIB
Kabar Trenggalek - Rumah sakit hasil utang Rp 150 miliar di Trenggalek resmi serah terima kunci pada pihak Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedomo, Kamis (23/06/2022).
Rumah sakit itu didirikan dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dua gedung yang semula bakal fokus menjadi rujukan pasien Coronavirus Disease (Covid-19), ternyata kini bisa difungsikan untuk penanganan penyakit lainya.
Rofiq Hindiono, Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, mengatakan saat ini pihaknya masih menyiapkan pemindahan alat kesehatan kedalam gedung lantai dua.
Rofiq menyebutkan, satu gedung baru akan difungsikan sebagai instalasi gawat darurat (IGD), ruang radiologi, high care unit (HCU), intensive care unit (ICU), kamar operasi, ruang bersalin, laboratorium, ruang farmasi serta layanan ibu dan anak.
"Untuk pemindahan rencananya pada bulan Agustus mendatang dan pada bulan itu bisa digunakan untuk melayani masyarakat Trenggalek," paparnya.
Rofiq mengklaim kondisi Covid-19 di Trenggalek mulai melandai hingga tidak ada pasien yang terpapar. Jadi, gedung satunya hanya difungsikan satu lantai untuk isolasi Covid-19.
Rincinya, dua gedung tersebut memiliki 8 lantai. Satu lantainya kurang lebih 24 pasien. Jadi, kurang lebih 198 pasien nantinya bisa menempati gedung rumah sakit hasil utang Rp 150 miliar di Trenggalek itu.
"Dua gedung itu empat lantai dan satu lantai memiliki kapasitas bisa menampung 24 pasien," detail Rofiq.
Soal kebutuhan tambahan tenaga kesehatan di gedung baru, Rofiq menyebut tidak ada masalah, karena mendapat suntikan tenaga dari PPPK dan CPNS.
"Tahun ini kami mendapatkan tambahan tenaga dari PPPK [Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja] dan CPNS [calon pegawai negeri sipil] untuk tahun ini," ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Trenggalekpedia
25 Sep 2024
5 Kecamatan dengan Jumlah Pasien Terbanyak di RSUD dr. Soedomo Trenggalek di Tahun 2024
Opini
10 Feb 2024
Sebaiknya Perbaiki Layanan Rumah Sakit Sejak dari Tempat Parkirnya, Opini tentang RSUD Trenggalek dr. Soedomo vs RSUD Campurdarat dr. Karneni
Politik
13 Oct 2023