Harga Telur Anjlok, Peternak Gugat Jokowi dan Menteri Pertanian Rp. 5,4 Triliun
Kabar Trenggalek - Anjloknya harga telur di pasaran membuat Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara (PPRN) melayangkan surat gugatan kepada Presiden Joko widodo, dan Menteri Pertanian. Peternak gugat Jokowi dan Menteri Pertanian sebesar Rp. 5,4 triliun. PPRN menuding Jokowi dan Menteri Pertanian tidak melakukan tugas dengan baik. Oleh karena itu, PPRN menggugat Jokowi dan Menteri Pertanian di Penga...
W
Wahyu AO
28 May 2022 • 01:43 WIB
Kabar Trenggalek - Anjloknya harga telur di pasaran membuat Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara (PPRN) melayangkan surat gugatan kepada Presiden Joko widodo, dan Menteri Pertanian. Peternak gugat Jokowi dan Menteri Pertanian sebesar Rp. 5,4 triliun.
PPRN menuding Jokowi dan Menteri Pertanian tidak melakukan tugas dengan baik. Oleh karena itu, PPRN menggugat Jokowi dan Menteri Pertanian di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Gugatan tersebut dimasukan pada hari Jumat (24/09/2021) oleh ketua PPRN, Alvino Antonio. Jumlah Rp. 5,4 triliun tersebut merupakan kerugian peternak seluruh Nusantara.
Baca juga: Peternak Ayam Trenggalek Keluhkan Harga Telur Anjlok
Sementara itu, harga telur yang anjlok ayam juga dikeluhkan peternak ayam petelur di Kabupaten Trenggalek.
Sugiharto, warga RT 14 RW 07, Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek. Pria yang sudah menekuni ternak ayam selama tahun 2015 tersebut baru pertama kali menghadapi harga telur anjlok di pasaran. Sugiharto mengeluhkan harga telur yang murah tapi harga pakan mahal.
Sugiharto mengangap turunnya telur pada tahun ini karena efek pandemi Covid-19, dan juga banyak komoditas pabrik yang awalnya produksi pakan, sekarang sudah berkembang ternak ayam petelur.
Baca juga: Harga Telur Ayam di Trenggalek Turun, Berikut Rinciannya
Dalam satu hari, Sugiharto menghabiskan pakan dua karung, dengan estimasi harga Rp. 7.300/kg sehingga dalam satu hari menghabiskan 100 kg pakan, dengan pengeluaran Rp. 730.000.
“Kalau masalah hasil panen telur setiap hari 26 kg, coba kalikan dengan harga per kilogram yang saat ini Rp. 16 ribu, tidak sepadan dengan kebutuhan perawatan ayam petelur,” tambahnya.
Dengan keadaan yang seperti ini, Sugiharto berharap harga pakan bisa turun dan ada fasilitasi pemerintah sebagai penghubung terkait anjloknya harga telur.
“Saya berharap, semua bisa ditangani bersama antara pemerintah dengan peternak yang kondisinya seperti saat ini,” ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Artikel Terkait
Ekonomi
10 Sep 2021
Masalah Bansos, Kini Warga Bisa Lakukan Usul dan Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
Ekonomi
05 Jan 2024
Bantuan UMKM Trenggalek Belum Berdampak Signifikan terhadap Turunnya Pendapatan Pedagang
Ekonomi
05 Jan 2024