Dinas Pendidikan Trenggalek: Tak Paksa Sekolah Ikut Karnaval Agustus
KBRT — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Trenggalek menegaskan bahwa keikutsertaan sekolah maupun siswa dalam kegiatan karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukanlah sebuah kewajiban.Kepala Dikpora Trenggalek, Agus Setiyono, menyatakan bahwa semangat perayaan kemerdekaan harus lahir dari kesadaran pribadi, bukan karena tekanan atau paksaan.“Tidak ada pema...
08 Aug 2025 • 16:00 WIB
Sekolah di Trenggalek tak wajib ikut karnaval. KBRT/Zamz
KBRT — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Trenggalek menegaskan bahwa keikutsertaan sekolah maupun siswa dalam kegiatan karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukanlah sebuah kewajiban.
Kepala Dikpora Trenggalek, Agus Setiyono, menyatakan bahwa semangat perayaan kemerdekaan harus lahir dari kesadaran pribadi, bukan karena tekanan atau paksaan.
“Tidak ada pemaksaan. Justru kesadaran itulah yang kita harapkan tumbuh dari masing-masing individu,” ujar Agus.
Advertisement
Menurutnya, karnaval hanyalah salah satu bentuk ekspresi syukur atas kemerdekaan. Pemerintah mendorong berbagai cara merayakan Hari Kemerdekaan, termasuk melalui pertandingan olahraga, lomba edukatif, hingga pertunjukan seni.
“Ada banyak cara untuk memperingati hari kemerdekaan dan mewujudkan cinta tanah air,” katanya.
Agus juga mengakui bahwa pelibatan siswa dalam karnaval kerap menjadi beban tambahan, terutama dari sisi biaya. Meski demikian, ia menilai bahwa pengorbanan tersebut juga membawa manfaat berupa penanaman nilai kebangsaan bagi generasi muda.
“Memang ada pengorbanan di situ. Tapi ini juga bagian dari penanaman nilai kebangsaan, nilai juang, dan cinta Tanah Air,” jelasnya.
Dikpora memahami jika ada sekolah yang memilih tidak ikut serta karena alasan keterbatasan anggaran, waktu, atau prioritas pembelajaran. Namun, tak sedikit pula sekolah yang antusias menjadikan karnaval sebagai ruang ekspresi dan pengembangan kreativitas siswa.
Pemerintah, kata Agus, tetap mendorong perayaan kemerdekaan dilakukan secara sukarela dan penuh makna, tanpa tekanan sosial.
“Sekarang kita tinggal mengisi kemerdekaan lewat pembangunan. Salah satunya, ya dengan ikut memperingati hari bersejarah ini,” jelas dia.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Daftar dan Alamat TPA dan TPQ Se Kabupaten Trenggalek
Tak Masuk Desil 1 dan 2? Anak Miskin di Trenggalek Tetap Punya Peluang Masuk Sekolah Rakyat
Kuota Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 270 Siswa, Perekrutan Masih Berjalan
Sekolah Rakyat Trenggalek Bikin Orang Tua Lega, Makan, Seragam hingga Asrama Gratis
Cara Cek Hasil TKA SD-SMP 2026, Simak Detailnya Disini