Data Produksi Daging Unggas di Trenggalek, 3 Kecamatan Penyumbang Paling Banyak
28 Jun 2026 • 12:00 WIB
Data Produksi Daging Unggas di Trenggalek, Kecamatan Mana Paling Banyak?. Satu Data Trenggalek/KBRT
KBRT - Kabupaten Trenggalek, merupakan salah satu sektor peternakan unggas yang aktif di wilayah Jawa timur. Peternakan ini, menjadi salah satu sumber pangan utama bagi masyarakat dan wilayah-wilayah sekitarnya.
Berdasarkan data dari Satu Data Statistik Sektoral Trenggalek tahun 2024, produksi daging dan telur unggas di setiap kecamatan menunjukkan variasi yang cukup banyak, dengan beberapa kecamatan sebagai penyumbang terbesar.
Total Produksi Daging Unggas
Berdasarkan data yang dipublikasikan pada tahun 2024, jenis daging unggas dibagi dalam beberapa jenis yang meliputi ayam buras, ayam petelur, ayam broiler, itik, entok, kelinci, puyuh, dan merpati.
Advertisement
Data tersebut menunjukkan ayam broiler dan ayam buras mendominasi produksi, sementara puyuh dan merpati memiliki kontribusi paling rendah, bahkan ada beberapa kecamatan yang tidak memproduksi puyuh sama sekali. Secara total, produksi daging unggas Trenggalek mencapai sekitar 920.421 kg per tahun.
Sedangkan untuk data tahun 2025, portal Satu Data trenggalek hanya mencatatkan untuk satu wilayah Kabupaten Trenggalek dengan rincian total 1.735.827 Kg daging.
Kecamatan Penyumbang Tertinggi
Berdasarkan grafik dan data tahun 2024, Kecamatan Trenggalek, Tugu, dan Kampak menjadi pusat produksi unggas terbesar. Trenggalek sendiri memproduksi ayam broiler sebanyak 199.296 kg, Tugu sekitar 85.044 kg, dan Kampak 48.624 kg. Faktor pendukung tingginya produksi di tiga wilayah tersebut, antara lain jumlah peternak, infrastruktur, serta jaringan distribusi yang memadai.
Selain itu, produksi ayam petelur, Kecamatan Kampak, Trenggalek, dan Tugu, juga menonjol sebagai penyumbang utama. Ayam petelur di Kampak berada di kisaran 18.910 kg, Trenggalek 44.795 kg, dan Tugu sekitar 14.564 kg.
Kecamatan dengan Produksi Terendah
Jika dijumlah dari setiap jenisnya, kecamatan seperti Bendungan, dan Munjungan tercatat memiliki produksi daging unggas paling rendah. Hal ini kemungkinan dikarenakan keterbatasan lahan, fokus pada jenis ternak lain, atau skala produksi yang masih terbatas.
Produksi telur puyuh di seluruh kecamatan juga relatif kecil dibanding jenis unggas lain, hal ini menunjukkan potensi pengembangan yang masih terbuka untuk beberap wilayah di Kabupaten Trenggalek.
Tabel Produksi Tertinggi per Kecamatan
|
Kecamatan |
Jenis Daging Tertinggi |
Jumlah Produksi (Kg) |
|
Trenggalek |
Ayam Broiler |
199.296 |
|
Tugu |
Ayam Broiler |
85.044 |
|
Pogalan |
Ayam Broiler |
59.528 |
|
Kampak |
Ayam Broiler |
48.624 |
|
Pule |
Ayam Broiler |
46.458 |
|
Gandusari |
Ayam Broiler |
39.246 |
|
Suruh |
Ayam Broiler |
36.620 |
|
Durenan |
Ayam Broiler |
36.570 |
|
Dongko |
Ayam Broiler |
35.352 |
|
Karangan |
Ayam Broiler |
48.660 |
|
Panggul |
Ayam Broiler |
29.962 |
|
Watulimo |
Ayam Broiler |
26.886 |
|
Munjungan |
Ayam Broiler |
26.734 |
|
Bendungan |
Ayam Broiler |
1.920 |
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Kecamatan Bendungan Produksi 12 juta Kilogram Susu Sapi per Tahun, Simak Datanya Disini
Data Produksi Sapi Potong di Trenggalek, Kecamatan Panggul Jadi yang Paling Tinggi
Curhat Peternak Ayam Trenggalek: Harga Telur Drop, Ongkos Pakan Malah Membengkak
Harga Sapi Kurban di Trenggalek Naik, Tapi Pembeli Tetap Gas Borong
Warga Trenggalek Jangan Ketipu, Begini Cara Pilih Hewan Kurban Sehat untuk Hari Raya Idul Adha