Dari Rental PS, Komunitas Tekken Trenggalek Mulai Cari Bibit Pemain

Turnamen Tekken 7 di Trenggalek menjadi langkah Fajar Kusuma membangun komunitas gamer sekaligus mencari pemain yang berpotensi berkompetisi di luar daerah.

Dari Rental PS, Komunitas Tekken Trenggalek Mulai Cari Bibit Pemain

Turnamen Teken satukan komuntas gamer di Trenggalek. KBRT/Tomen

Ringkasan

  • Sebanyak 32 pemain mengikuti turnamen Tekken 7 di Trenggalek.
  • Fajar Kusuma mulai membangun komunitas Tekken melalui turnamen dan kegiatan rutin.
  • Komunitas ditargetkan berkembang hingga melahirkan pemain yang mampu bersaing di tingkat nasional.

TRENGGALEK – Main Tekken bukan cuma soal adu combo, membaca gerakan lawan, atau mencari celah untuk melancarkan launcher. Di Trenggalek, game fighting legendaris tersebut mulai menjadi pintu untuk mempertemukan para pemain dalam satu komunitas.

Upaya itu dilakukan Fajar Kusuma, pemilik Sadewa Gaming Playbox. Ia menggelar turnamen Tekken 7 menggunakan PlayStation 4 (PS4) di rental miliknya. Sebanyak 32 pemain ikut turun dalam kompetisi tersebut.

Turnamen ini bukan menjadi event pertama yang digelar Fajar. Sebelumnya, ia juga pernah mengadakan kompetisi Tekken menggunakan PlayStation 3 (PS3) dengan game Tekken 6.

Advertisement

Bagi Fajar, Tekken memiliki basis pemain yang cukup besar. Setelah game sepak bola, Tekken menjadi salah satu game yang banyak dimainkan pelanggan rentalnya.

“Tekken merupakan salah satu game favorit yang sering dimainkan di PS4 setelah game sepak bola. Selain itu, Tekken memiliki komunitas yang besar di dunia dan peminatnya juga terus bertambah,” ujar Fajar.

Dari aktivitas bermain tersebut, Fajar melihat ada potensi untuk mengumpulkan para pemain Tekken di Trenggalek. Turnamen kemudian dijadikan salah satu cara untuk mempertemukan pemain sekaligus menjadi langkah awal membangun komunitas yang lebih terorganisasi.

Antusiasme pemain pun mulai terlihat. Sebagian besar peserta bahkan mendapatkan informasi mengenai turnamen melalui rekomendasi dari sesama pemain.

“Sebagian besar peserta mengetahui event ini dari informasi yang disampaikan dari mulut ke mulut. Artinya, komunitas mulai tumbuh secara organik dan para pemain saling mengajak serta menginformasikan event kepada teman-temannya,” jelasnya.

Bagi para pemain fighting game, turnamen menjadi ruang untuk menguji kemampuan. Bukan sekadar menang-kalah, tetapi juga membaca match-up, mengasah timing, hingga mengetahui sejauh mana kemampuan bermain ketika berhadapan dengan lawan yang berbeda.

Fajar mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam penyelenggaraan turnamen. Justru, semakin banyak pemain yang menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti event Tekken.

Kondisi tersebut membuatnya ingin terus menyediakan ruang bagi pemain untuk bertemu, sparring, dan berkompetisi.

Rencana pengembangan komunitas pun mulai disiapkan. Setelah sebelumnya menggunakan Tekken 6 di PS3 dan Tekken 7 di PS4, Fajar berencana membawa turnamen ke seri terbaru dengan menggunakan PlayStation 5 (PS5) dan Tekken 8.

“Target kami adalah menjaga agar komunitas ini terus aktif dan semakin banyak anggotanya,” katanya.

Fajar juga ingin kegiatan komunitas tidak hanya berputar di rental PlayStation. Ia membuka peluang kolaborasi dengan kafe maupun pelaku usaha lokal lainnya untuk menggelar event dengan skala yang lebih besar.

“Kami ingin event seperti ini tidak hanya dilakukan di rental PlayStation. Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan pemilik kafe maupun pelaku usaha lainnya untuk membuat event yang lebih besar dan menarik,” ungkapnya.

Bagi Fajar, turnamen juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Playbox yang dikembangkannya. Namun, tujuan utamanya tidak berhenti pada kompetisi.

Ia berharap komunitas Tekken di Trenggalek bisa memiliki agenda rutin setiap bulan. Para pemain juga diharapkan tidak sekadar bermain untuk hiburan, tetapi terus meningkatkan skill agar mampu bersaing di luar daerah.

“Semoga kemampuan para pemain terus meningkat sehingga nantinya mereka tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga bisa membawa nama Trenggalek untuk bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar dia. 

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait