Cara Cek Uang Baru Asli Atau Palsu, Kamu Harus Tahu. Canva/KBRT
KBRT - Menjelang hari raya Idulfitri atau Lebaran, peredaran uang baru di masyarakat meningkat tajam seiring dengan hadirnya tradisi berbagi rezeki kepada sanak saudara.
Di tengah antusiasme menukarkan uang baru, masyarakat dituntut untuk lebih waspada terhadap potensi beredarnya uang palsu yang memanfaatkan kelengahan di masa sibuk ini.
Memastikan keaslian uang kertas rupiah, terutama edisi terbaru, sangat penting untuk menghindari kerugian, sehingga momen Lebaran tetap tenang dan penuh berkah. Berikut adalah sedikit tips cek uang asli atau palsu yang dapat kalian coba:
Advertisement
Spesifikasi Keamanan Uang Rupiah Asli
Untuk menentukan apakah uang yang kalian pegang asli atau palsu, Bank Indonesia telah menanamkan beberapa unsur pengaman teknis, yang sulit dipalsukan dan mudah dikenali oleh masyarakat. Berikut adalah rinciannya
Dilihat: Perhatikan gambar utama pahlawan dan angka nominal. Pada uang emisi terbaru, terdapat fitur Optically Variable Magnetic Ink (OVMI) yang menunjukkan efek gerak dinamis dan perubahan warna jika dilihat dari sudut berbeda.
Diraba: Uang asli, menggunakan teknik cetak intaglio yang memberikan efek timbul. Saat kalian meraba angka nominal, gambar pahlawan, serta kode tunanetra di bagian pinggir, permukaan akan terasa kasar dan tegas.
Diterawang: Angkat uang dan arahkan ke sumber cahaya untuk melihat Watermark atau tanda air berupa gambar pahlawan yang detail. Selain itu, terdapat gambar saling isi (Rectoverso) berupa logo Bank Indonesia yang akan terlihat menyatu secara sempurna jika diterawang.
Langkah Verifikasi Menggunakan Alat Bantu
Jika kalian ingin memastikan keaslian uang dengan lebih akurat, terutama saat menerima uang dalam jumlah besar, penggunaan alat bantu sangat disarankan. Berikut adalah beberapa alat bantu yang dapat kalian gunakan:
- Lampu Ultra Violet (UV): Di bawah sinar UV, uang asli akan memancarkan serat-serat halus (fosfor) yang tertanam dalam kertas. Selain itu, nomor seri uang asli akan berubah warna di bawah cahaya ini, memberikan lapisan keamanan tambahan yang kasatmata.
- Kaca Pembesar: Uang rupiah memiliki tulisan mikroskopis "Bank Indonesia" yang sangat kecil dan hanya bisa dibaca dengan bantuan kaca pembesar. Tulisan ini, tersebar pada ornamen tertentu dan akan terlihat tajam pada uang asli.
- Mesin Penghitung Uang: Untuk transaksi dalam volume besar, penggunaan mesin penghitung uang otomatis yang dilengkapi sensor deteksi uang palsu sangatlah efektif. Mesin modern biasanya sudah dilengkapi dengan sensor Magnetic (MG), Ultraviolet (UV), dan Infrared (IR) yang secara otomatis akan berhenti atau memberikan alarm jika mendeteksi lembaran uang yang tidak sesuai.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Syarat dan Cara Daftar Shopee Food Driver
Cara Ngatur Dana Darurat: Langkah Praktis Memulai dan Manajemen
Cerita Perjalanan dari Trenggalek ke Pasuruan untuk Nonton Konser Fourtwnty dan Nadin Amizah
Jadwal Konser Gilga Sahid Desember 2023, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan
Lagu 'Surti Tejo': Krisyanto Jamrud Gemparkan Masyarakat Trenggalek