BerandaNewsKesehatanKementerian Kesehatan Wajibkan Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022

Kementerian Kesehatan Wajibkan Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022

Terbit:

advertisement

Kabar Trenggalek Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai mobilitas mudik akan sangat masif karena melibatkan puluhan juta orang. Oleh karena itu, Kemenkes wajibkan vaksin booster jadi syarat mudik lebaran 2022, Sabtu (26/03/2022).

“Sehingga perlu vaksinasi booster untuk mengurangi risiko jika tertular Covid-19. Pemerintah mewajibkan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat,” tulis Kemenkes dalam keterangan tertulisnya.

advertisement

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr. Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan syarat vaksinasi booster untuk mudik lebaran 2022 berdasarkan pertimbangan yang jelas.

“Mobilitas masyarakat yang masif memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19,” ujar Nadia di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat (25/03/2022).

Nadia menyebutkan, hasil survey Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan tentang mudik lebaran 2022 diketahui potensi masyarakat yang akan melakukan mudik berjumlah sekitar 80 juta orang.

advertisement

Nadia mengatakan, jumlah tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penonton acara MotoGP Mandalika yang dibatasi maksimal sebanyak 60 ribu orang.

Nadia mengatakan, mudik merupakan momentum bersilaturahmi dan mengunjungi orang tua. Risiko penularan akan lebih berbahaya jika penularan terjadi pada orang tua atau Lansia di kampung halaman.

Dengan demikian, kata Nadia, vaksinasi booster tetap harus dilaksanakan. Pemberian vaksinasi booster tetap mengacu pada interval pemberian vaksinasi, mulai dari vaksinasi pertama, vaksinasi kedua, hingga vaksinasi booster.

“Bagi masyarakat yang belum vaksinasi booster dan kebetulan akan melakukan mudik, diharapkan segera melakukan vaksinasi jika telah tiba waktunya. Vaksinasi booster bisa disuntikkan minimal setelah tiga bulan kepada orang yang sudah divaksinasi lengkap,” terang Nadia.

advertisement

Menurut Nadia, masifnya vaksinasi merupakan upaya komunal, tidak hanya untuk melindungi diri, juga sekaligus melindungi masyarakat Indonesia terutama para orang tua dari risiko kematian dan kesakitan akibat Covid-19.

“Mari hentikan perdebatan. Tujuan vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari kematian akibat Covid-19. Bukan untuk mempersulit mobilitas” tandas Nadia.

advertisement

Berita Baru

Tanah Longsor Hampir Menimpa Rumah Warga di Trenggalek

Kabar Trenggalek - Tanah longsor kembali terjadi di Trenggalek. Tepatnya, tanah longsor itu di...

Adu Kesaktian Bawaslu Lawan KPU Trenggalek, 2 Tuntutan Dikabulkan 

Kabar Trenggalek - Adu kesaktian antara lembaga penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) di Trenggalek mencapai...

Gerakkan Roda Ekonomi, Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Jualan Sabun Momie

Kabar Trenggalek - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, mengadakan kegiatan Workshop...

Viral Hari ini

Spoiler One Piece 1059: Pertempuran Besar di Pulau Amazon Lily

Kabar Trenggalek - Setelah di One Piece chapter yang lalu kita disuguhi dengan bounty...

Berita Terkait