Viral Bus Besar Diduga Terobos Jalur Larangan di Malasan Trenggalek, Terminal Surondakan Siapkan Teguran ke PO
Video bus besar diduga melintas di jalur alternatif Malasan Trenggalek viral. Polisi dan Terminal Surondakan melakukan penelusuran.
14 Jul 2026 • 18:46 WIB
Bus melintas di jalan yang bukan semestinya. KBRT/Istimewa
Ringkasan
- Bus besar diduga melintas di jalur alternatif Desa Malasan yang dibatasi untuk kendaraan besar.
- Satlantas Polres Trenggalek dan Terminal Surondakan menelusuri video viral tersebut.
- Jika terbukti melanggar, operator bus berpotensi mendapat teguran atau sanksi dari pihak terminal.
TRENGGALEK – Sebuah video yang memperlihatkan bus berukuran besar diduga melintas di jalur alternatif Desa Malasan, Kecamatan Durenan, Trenggalek, menjadi perhatian. Jalur tersebut belakangan dipadati kendaraan sejak penutupan Jembatan Gondang di Kabupaten Tulungagung.
Yang menjadi sorotan, ruas jalan alternatif itu sebelumnya telah diberlakukan pembatasan bagi kendaraan besar, termasuk bus dan kendaraan roda enam ke atas. Karena itu, kemunculan bus dalam video memunculkan pertanyaan, apakah armada tersebut melanggar ketentuan atau memiliki izin khusus.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sebuah bus berpelat kuning melaju di Jalan Desa Malasan. Pada momen tertentu, bus tersebut disalip sebuah minibus. Namun, dari tampilan video tidak terlihat jelas rute perjalanan armada tersebut sebagaimana bus AKDP yang biasanya mencantumkan jurusan di bagian kaca.
Advertisement
Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Kharisma Afriansyah mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kebenaran video tersebut. Polisi masih melakukan pengecekan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
"Kami cek ya, Pak," ujar AKP Kharisma Afriansyah.
Sementara itu, Kepala Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Surondakan Trenggalek, Devi Ariandi, menjelaskan sejak awal telah ada kesepakatan mengenai pengaturan lalu lintas selama penutupan Jembatan Gondang. Salah satu poinnya, bus berukuran besar tidak diperbolehkan menggunakan jalur alternatif melalui Desa Malasan.
Menurut Devi, pengawasan terminal hanya dilakukan saat armada masih berada di kawasan terminal. Setelah bus keluar menuju jalan umum, pengawasan menjadi kewenangan operator dan aparat di lapangan.
"Kami mungkin bisa menyampaikan ke perusahaannya untuk diberikan punishment atau sanksi," kata Devi melalui pesan singkat.
Ia menambahkan laporan mengenai dugaan pelanggaran itu baru diterima. Karena itu, pihak terminal akan mengumpulkan informasi lebih dulu, mulai dari meminta keterangan sopir hingga melakukan penelusuran internal.
"Setelah itu kami akan bersurat resmi ke kantor PO."
Devi juga menyebut bus AKDP tujuan Trenggalek umumnya memiliki tulisan "Langsung Trenggalek" di bagian belakang maupun samping kaca. Dari video yang beredar, tulisan tersebut tidak terlihat sehingga belum bisa dipastikan apakah armada itu merupakan bus AKDP, bus AKAP, atau bahkan bus pariwisata.
"Itu bus kelihatannya tidak ada tulisan atau jangan-jangan bus pariwisata, atau AKAP Jakarta yang lewat Malasan," paparnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal kepolisian, bus dalam video memang diduga melintas di Desa Malasan. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sebelum portal pembatas kendaraan di sisi utara jalur alternatif, tepatnya di timur Polsek Kalangbret, Tulungagung, dipasang.
Keterangan tersebut juga sejalan dengan pengakuan salah seorang pedagang di sepanjang Jalan Desa Malasan yang melihat langsung bus besar melintas pada waktu yang sama.
Sejak Jembatan Gondang ditutup untuk pekerjaan pembangunan, jalur alternatif yang menghubungkan Durenan-Bandung-Campurdarat menuju Kota Tulungagung memang mengalami lonjakan volume kendaraan. Tidak hanya mobil pribadi, sejumlah truk bermuatan, mobil boks hingga truk mixer juga terlihat memanfaatkan ruas jalan tersebut.
Meski lalu lintas meningkat, hingga kini belum ada penolakan ataupun protes dari warga sekitar. Beberapa warga justru mengambil langkah sederhana dengan meletakkan batu besar di depan rumah mereka sebagai pembatas agar kendaraan yang melintas tidak terlalu dekat dengan pagar.
Penelusuran lokasi melalui citra Google Maps juga menunjukkan latar bangunan dalam video memiliki kemiripan dengan kondisi di Jalan Desa Malasan. Meski demikian, identitas bus dan dugaan pelanggaran terhadap aturan jalur alternatif masih menunggu hasil pemeriksaan aparat dan pihak terminal.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Lirik lagu Tulus Teh Hijau yang Viral di TikTok
Viral Video Air PDAM Hitam Pekat di Trenggalek, Ini Penjelasan Resmi Perumda Tirta Wening
Pencipta dan Lirik Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng yang Sedang Viral
Penumpang Bus Trenggalek Wajib Catat, Jadwal ke Surabaya dan Malang Berubah Mulai 25 Mei
Pemudik Mulai Berdatangan, Penumpang di Terminal Surodakan Trenggalek Tembus 1.400 Orang