Tergerak Akibat Trenggalek Banjir, Ansor Gandusari Sebar Ribuan Nasi Bungkus
Kabar Trenggalek - Hujan deras mengguyur Trenggalek semalam menyisakan luapan banjir dari sungai masuk hingga pemukiman. Tak ayal masyarakat yang terdampak membutuhkan uluran bantuan logistik, Sabtu (08/10/2022). Berdasarkan catatan Kabar Trenggalek, banjir semalam terjadi di beberapa wilayah di antaranya Kecamatan Pogalan di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Panggul di Desa Wonocoyo. K...
08 Oct 2022 • 16:36 WIB
Kabar Trenggalek - Hujan deras mengguyur Trenggalek semalam menyisakan luapan banjir dari sungai masuk hingga pemukiman. Tak ayal masyarakat yang terdampak membutuhkan uluran bantuan logistik, Sabtu (08/10/2022).
Berdasarkan catatan Kabar Trenggalek, banjir semalam terjadi di beberapa wilayah di antaranya Kecamatan Pogalan di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Panggul di Desa Wonocoyo.
Advertisement
Kemudian Kecamatan Trenggalek di Kelurahan Kelutan, Ngares dan Tamanan. Lalu, Kecamatan Kecamatan Karangan di Desa Salamrejo, Kecamatan Gandusari Desa Karanganyar, Desa Gandusari, Desa Ngrayung.
Disinyalir, khusus di wilayah Gandusari organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gandusari, bergerak untuk mendirikan dapur umum.
Baca: Trenggalek Banjir, Luapan Air Sungai Masuk Pemukiman Hingga 70 Centimeter
Samsul Nur Arifin, Ketua PAC Ansor Gandusari, mengungkapkan bahwa mulai berdirinya dapur umum pada pukul 13.00 WIB setelah mendapat informasi di beberapa Desa Gandusari terjadi longsor.
"Gerakan spontan dari sahabat Ansor Gandusari untuk membantu warga yang terdampak banjir yang merendam rumahnya," ungkap Gus Samsul saat ditemui.
Akunya sampai pukul 21.00 WIB (08/10/2022) sebanyak 700 bungkus nasi yang sudah didistribusikan dan akan terus disuplay hingga 1.000 bungkus lebih.
"Untuk distribusi kami fokuskan di Desa Karanganyar dan Gandusari, karena berdasarkan pantauan sahabat Ansor banyak rumah warga yang terendam banjir," tegasnya.
Baca: Lokasi Calon Tambang Emas Kampak Trenggalek Longsor
Tak ayal distribusi nasi bungkus itu juga sudah melewati koordinasi tagana untuk wilayah mana saja yang belum tersentuh logistik nasi bungkus.
"Kalau ada wilayah di Gandusari yang belum merta dari tagana kami membantu menutupi saja," ujarnya.
Gerakan spontanitas itu aku Gus Samsul mendapat banyak dukungan dari masyarakat ketika kabar dapur umum itu mencuat.
"Awalnya iuran sukarela dari sahabat Ansor setelah itu banyak yang ingin sedekah dengan menitipkan di dapur umum," tandasnya.
Baca: Mobil Gantian Melintas Lur! Penahan Jalan Kampak Munjungan Ambrol
Sementara itu, Bambang Dwi Suryanto, Kepala Desa Karanganyar, mengungkapkan bahwa banjir di desanya mencapai ketinggian hingga 1 meter.
"Mulai naik pukul 11.00 WIB ke pemukiman warga RT 07 dan RW 09 dengan ketinggian mencapai 1 meter, tergantung kondisi geografis pemukiman warga," tegasnya.
Bambang juga mengungkapkan kebutuhan logistik dari sahabat Ansor itu sangat membantu warganya yang konon dapurnya terendam banjir dan tidak bisa memasak.
"Kami juga sudah laporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Trenggalek terkait kondisi desa karanganyar," tutupnya mengakhiri sambungan telepon.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Banjir Bandang Desa Tasikmadu, Dua Dapur Umum Disiapkan Suplay Makanan Warga
Sebagian Kecamatan Terendam Banjir, Pemerintah Dirikan Dapur Umum
Bupati dan Sang Istri Bagi Tugas Tinjau Wilayah Terdampak Bencana Trenggalek
Mahasiswa Trenggalek Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor
Muhammadiyah Watulimo Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir Bandang