KBRT - Virgin Coconut Oil (VCO) atau disebut juga minyak dara adalah minyak kelapa murni sebagai salah satu produk diversifikasi kelapa yang akhir-akhir ini sedang menjadi primadona karena beberapa khasiatnya.
Selain itu, harganya yang tinggi cukup menggiurkan untuk diusahakan. VCO lebih banyak dimanfaatkan sebagai bahan suplemen dan bahan baku farmasi serta kosmetik daripada sebagai minyak goreng.
Berbagai macam penyakit dapat dicegah dengan mengkonsumsi VCO karena adanya kandungan asam lemak rantai sedang seperti asam laurat dalam VCO tersebut.
Beberapa manfaat dari VCO untuk pengobatan adalah membunuh berbagai virus, bakteri, jamur dan ragi penyebab berbagai penyakit, mencegah hipertensi, diabetes, sakit jantung, kanker, lever, dan mencegah pembesaran kelenjar prostat.
Teknik pembuatan VCO dilakukan dengan cara pemanasan bertahap dan terkontrol. Berikut ini adalah tahapan pembuatan virgin coconut oil dilansir dari buku Kelapa: Tanaman Multiguna karya Winarti.
Daftar Isi [Show]
Bahan Utama
Bahan utama pembuatan VCO adalah buah kelapa segar yang sudah tua atau matang dengan ciri-ciri sabut berwarna coklat dan buah belum ada yang berkecambah.
Umur buah kelapa berkisar antara 11 sampai dengan 12 bulan. Buah kelapa dalam keadaan tersebut akan menghasilkan rendemen minyak yang banyak.
Pembuatan Santan
Santan dibuat dengan cara kelapa dikupas dan diparut dengan mesin pemarut atau parutan manual kemudian diperas dengan air bersih dengan perbandingan air dan kelapa 2 1. Hasil parutan kemudian disaring menggunakan kain atau saringan sehingga diperoleh larutan santan.
Pemisahan Krim
Santan tersebut dimasukkan dalam wadah plastik atau ember plastik yang transparan. Penggunaan wadah yang transparan bertujuan agar bahan santan dalam wadah akan tampak dan mudah diamati dari luar.
Dengan demikian, pemisahan santan dengan krim akan mudah diamati. Santan didiamkan selama 3 jam. Setelah 3 jam, santan akan terpisah membentuk tiga lapisan yaitu lapisan paling atas berupa krim kaya minyak, lapisan tengah berupa skim kaya protein, dan lapisan bawah berupa endapan.
Bagian yang digunakan untuk membuat VCO adalah lapisan krim. Krim dipisahkan dengan menggunakan selang plastik kecil, satu ujung selang diletakkan pada lapisan krim dan ujung lain pada wadah penampung.
Pemanasan Krim Santan
Krim merupakan bagian santan yang kaya minyak. Agar kandungan minyak dapat diambil dari krim maka diperlukan proses pemanasan pada suhu 80°-100° C. Pemanasan dapat dilakukan di atas api menggunakan wajan yang baru (tidak bekas pengolahan produk lain). Hal ini dilakukan untuk menghindari perubahan dan warna dari minyak yang dihasilkan. Pengadukan dilakukan secara terus-menerus. Lama pemanasan santan sampai diperoleh minyak yang belum matang adalah 3 jam ditandai terbentuknya blondo.
Blondo yang terbentuk masih berwarna putih dan masih mengandung minyak 10-15%. Untuk mengeluarkan minyak dari blondo dilakukan pengepresan blondo. Bahan minyak didinginkan dan disaring sebanyak tiga kali dengan menggunakan kertas saring.
Pemanasan Minyak
Untuk mendapatkan minyak murni, minyak yang belum matang dipanaskan kembali. Pemanasan dilakukan pada suhu 80°-100°C sampai minyak berwarna bening. Bila masih ada blondo, blondonya berwarna cokelat muda.
Penyaringan Minyak
Minyak (VCO) yang berwarna bening diangkat dan didinginkan. Setelah dingin minyak disaring dengan kertas saring dan ditampung dengan wadah kaca. Kertas saring dapat diperoleh di apotek. Agar penyaringan efisien, sebaiknya wadah penampungnya berupa gelas atau wadah kaca yang bermulut kecil.
Pengemasan
Setelah disaring beberapa kali (34 kali) VCO yang diperoleh berwarna bening dikemas dengan menggunakan botol-botol dari bahan plastik atau kaca dengan ukuran sesuai selera dan ditutup kedap serta dilabel. Selanjutnya VCO siap dipasarkan.
Kabar Trenggalek - Edukasi
Editor:Zamz