Rusunawa Watulimo yang Sempat Sepi Kini Penuh, Separuh Dihuni Warga, Separuh Lagi Disewa TNI
Rusunawa Watulimo Trenggalek yang sempat minim peminat kini terisi penuh. Sebanyak 24 unit disewa TNI untuk hunian sementara personel Yonif TP.
22 Jul 2026 • 08:00 WIB
Rusunawa watulimo trenggalek kini akan disewa oleh TNI. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Sebanyak 24 unit Rusunawa Watulimo disewa TNI AD selama tiga bulan sebagai hunian sementara personel Yonif TP.
- Penyewaan dilakukan sambil menunggu pembangunan markas Yonif TP di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, selesai.
- Dengan penyewaan tersebut, seluruh 48 unit Rusunawa yang dapat disewakan kini terisi, terdiri dari 24 unit oleh masyarakat dan 24 unit oleh TNI AD.
TRENGGALEK – Rusunawa di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, yang sempat kesulitan menarik penyewa kini hampir terisi penuh. Selain ditempati masyarakat, separuh unit yang masih kosong akan dimanfaatkan sebagai hunian sementara bagi personel TNI AD selama pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Watulimo.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) telah menyepakati penyewaan 24 unit Rusunawa kepada TNI AD dengan masa sewa selama tiga bulan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Trenggalek, Suprihadi, mengatakan penyewaan tersebut merupakan tindak lanjut atas kebutuhan tempat tinggal sementara bagi personel Yonif TP sebelum markas utama selesai dibangun di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo.
Advertisement
"Jadi untuk Batalyon TP itu karena ada perintah dari Panglima Kodam Brawijaya ke Kodim 0806 untuk menyediakan penampungan sementara ke batalyon sebelum markasnya itu selesai terbangun," ujar Suprihadi.
Menurutnya, Kodim kemudian mengajukan permohonan penyewaan Rusunawa Watulimo karena masih tersedia unit yang belum ditempati.
"Akhirnya kita sepakati untuk disewakan melalui perjanjian sewa selama 3 bulan dengan kapasitas 24 rumah atau kapling," katanya.
Suprihadi menjelaskan setiap unit dapat dihuni sekitar empat hingga enam personel. Apabila jumlah personel melebihi kapasitas, TNI akan menyiapkan tenda atau bangunan sementara di area halaman Rusunawa.
"Jadi, nanti kekurangannya mereka mendirikan tenda atau markas di halaman Rusunawa," jelasnya.
Rencana penyewaan berlangsung selama 90 hari, mulai sekitar Juli hingga Oktober 2026. Namun, pelaksanaannya masih menunggu surat perintah resmi dari Pangdam V/Brawijaya.
Saat ini, Disperkimhub telah menyiapkan administrasi penyewaan beserta sarana pendukung. Meski demikian, tidak ada renovasi maupun pembenahan khusus karena kondisi bangunan dinilai masih layak digunakan.
"Belum ada, Mas. Jadi kondisi exitingnya nanti bisa dipakai. Sehingga tidak ada pembenahan khusus," ujarnya.
Rusunawa Watulimo sendiri dibangun pada masa kepemimpinan Emil Dardak untuk mendukung kebutuhan hunian masyarakat di kawasan Kampung Baru. Namun, pada awal pengoperasiannya tingkat hunian relatif rendah.
Belakangan, minat masyarakat mulai meningkat karena tarif sewanya dinilai terjangkau. Dari total 50 unit yang tersedia, dua unit digunakan untuk petugas pengelola, sedangkan 48 unit disewakan.
Sebelum kerja sama dengan TNI, sebanyak 24 unit telah dihuni masyarakat. Dengan tambahan penyewaan 24 unit oleh TNI AD, seluruh unit yang dapat disewakan kini telah terisi.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement