Rincian Data Produksi Tanaman Obat di Wilayah Trenggalek

Rincian Data Produksi Tanaman Obat di Wilayah Trenggalek

Rincian Data Produksi Tanaman Obat di Wilayah Trenggalek. Canva/KBRT

KBRT - Tidak hanya terkenal dengan ragam wisata pantai nya yang melimpah, Trenggalek ternyata juga memiliki potensi besar di sektor tanaman obat atau biofarmaka. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek, produksi tanaman biofarmaka di wilayah ini mencapai jutaan kilogram sepanjang tahun 2025.

Dari berbagai jenis tanaman obat yang dibudidayakan, jahe menjadi komoditas dengan produksi tertinggi, disusul kunyit, kapulaga, dan lengkuas. Komoditas tersebut banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri jamu, rempah-rempah, hingga kebutuhan farmasi.

Produksi Tanaman Obat di Kabupaten Trenggalek Tahun 2025

Mengacu pada data resmi BPS Kabupaten Trenggalek, berikut produksi tanaman biofarmaka sepanjang tahun 2025:

Advertisement

Jenis Tanaman

Produksi Tanaman Biofarmaka

Jahe/Ginger (kg)

3.250.325

Kapulaga/Java Cardamom (kg)

314.781

Keji Beling/Verbenaceae (kg)

...

Kencur/East Indian Galangal (kg)

229.486

Kunyit/Turmeric (kg)

1.925.777

Laos/Lengkuas/Galanga (kg)

307.803

Lempuyang/Zingiber Aromaticum (kg)

64.782

Lidah Buaya/Aloevera (kg)

1.060

Mahkota Dewa/Phaleria Macrocarpa (kg)

1.440

Mengkudu/Pace/Indian Mulberry (kg)

32.930

Sambiloto/King of Bitter (kg)

1.077

Temuireng/Black Turmeric (kg)

116.962

Temukunci/Chinese Keys (kg)

89.892

Temulawak/Java Turmeric (kg)

153.470

Jeruk Nipis/Lime (kg)

96.010

Serai /Lemongrass

(kg)

115.595

Komoditas Biofarmaka Terbesar

Jika kita melihat rincian data diatas, jahe menjadi tanaman obat dengan produksi paling tinggi di Kabupaten Trenggalek sepanjang tahun 2025.

Produksinya mencapai 3.250.325 kilogram, yang mana hampir dua kali lipat dibandingkan kunyit yang berada di posisi kedua dengan produksi 1.925.777 kilogram.

Besarnya produksi tersebut menunjukkan tingginya potensi pengembangan komoditas rempah di Kabupaten Trenggalek.

Lima Tanaman Obat dengan Produksi Terbesar

Apabila diurutkan berdasarkan jumlah produksinya, lima komoditas biofarmaka terbesar di Kabupaten Trenggalek adalah:

  • Jahe: 3.250.325 kg
  • Kunyit: 1.925.777 kg
  • Kapulaga: 314.781 kg
  • Lengkuas: 307.803 kg
  • Kencur: 229.486 kg

Kelima tanaman tersebut menjadi penyumbang terbesar produksi biofarmaka di Kabupaten Trenggalek.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait