Panen Padi di Trenggalek Capai 84 Ton, Target Masih Separo
Musim hujan menjadi berkah bagi pertanian di Trenggalek. Karena pada Januari hingga April, produksi padi mencapai 84.151 ton, Rabu (17/07/2024). Hasil tersebut didapatkan dari 9.281 hektare lahan panen yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Alen-Alen Trenggalek. "Asumsi kami, produktivitas padi adalah 9 ton per hektare sehingga didapatkan produksi nya 84.151 ton," kata Kabid Tanaman Pang...
M
Muh. Zamzuri
17 Jul 2024 • 05:17 WIB
Musim hujan menjadi berkah bagi pertanian di Trenggalek. Karena pada Januari hingga April, produksi padi mencapai 84.151 ton, Rabu (17/07/2024).
Hasil tersebut didapatkan dari 9.281 hektare lahan panen yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Alen-Alen Trenggalek.
"Asumsi kami, produktivitas padi adalah 9 ton per hektare sehingga didapatkan produksi nya 84.151 ton," kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan), Kabupaten Trenggalek, Purwanto.
Capaian produksi padi di Subround I ini sudah menutup 50 persen dari target produksi padi tahun 2024 Pemkab Trenggalek yaitu sebanyak 165.931 ton.
Kantong-kantong produksi padi di Kabupaten Trenggalek menurut Purwanto cukup merata hanya saja ada beberapa kecamatan yang memiliki lahan yang lebih luas dibandingkan kecamatan lainnya, walaupun selisihnya tidak signifikan.
Kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Trenggalek, Kecamatan Durenan, Kecamatan Karangan, dan Kecamatan Tugu.
"Dengan lahan yang lebih luas tentu saja produktivitasnya juga lebih tinggi, namun asumsi produksinya tetap 9 ton per hektar," terangnya.
Purwanto memastikan tidak ada sawah ataupun lahan yang puso atau gagal panen pada Subround I ini, sebab ketersediaan air cukup melimpah.
"Sebenarnya ada sejumlah titik yang terkena serangan hama wereng namun tidak banyak berpengaruh pada hasil panen," tegasnya.
Sejumlah langkah strategis dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan demi menggenjot produktivitas padi di Kota Alen-alen.
Yang pertama adalah dengan mengimbau agar petani mempersingkat jarak waktu antara masa panen dan masa tanam menjadi dua pekan. Selain itu, Dinas Pertanian dan Pangan juga mengimbau agar petani memilih untuk menanam varietas padi yang mempunyai umur pendek sehingga cepat panen.
"Varietas yang diimbau sesuai saran Kementerian Pertanian adalah MD 70 dan Pajajaran. Jika umumnya umur padi adalah 100-110 hari, kedua varietas tersebut sudah bisa dipanen di umur 70 hari," tandasnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Peristiwa
05 Jan 2024
Peristiwa Kebakaran Trenggalek 2023 Naik, 74 Persen Terjadi karena Kelalaian
Peristiwa
17 Oct 2023
Kapan Musim Hujan Trenggalek 2023? Ini Daftar Lengkap Prakiraan Per Kecamatan
Trenggalekpedia
12 Apr 2023
Kecamatan Tertinggi di Kabupaten Trenggalek, Lebih Tinggi dari Kota Malang
Trenggalekpedia
12 Apr 2023
Daftar Kode Pos di Kabupaten Trenggalek Lengkap, Catat Segera!
Trenggalekpedia
12 Apr 2023
Kecamatan Terluas di Trenggalek itu Mana? Lebih Luas Watulimo, Panggul atau Munjungan?
Trenggalekpedia
22 Feb 2023