Panduan Upgrade Lampu Motor Tanpa Menyalahi Aturan Jalan

Panduan Upgrade Lampu Motor Tanpa Menyalahi Aturan Jalan

Panduan Upgrade Lampu Motor Tanpa Menyalahi Aturan Jalan. Canva/KBRT

KBRT - Memodifikasi lampu sepeda motor agar menjadi lebih terang merupakan sebuah ide yang sangat bagus. Namun, perlu kalian ketahui bahwa memodifikasi lampu sepeda motor juga memiliki aturan nya tersendiri yang harus diikuti.

Meskipun tidak terlalu diperhatikan, lampu sepeda motor kadang tidak luput dari sentuhan modifikasi. Bagi penggemar otomotif,biasanya mereka akan merubah tampilan lampu depan motor mereka agar lebih gahar atau eye catching.

Namun tidak banyak yang tahu, bahwa pemasangan yang salah bisa menyebabkan pancaran sinar lampu dapat menyilaukan pengendara lain. Agar kalian tidak asal dalam memodifikasi lampu kendaraan, kalian dapat mengikuti panduan dibawah ini.

Advertisement

Aturan Lampu Kendaraan

Aturan tentang daya pancar dan arah sinar lampu, sudah tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 70. Aturan tersebut berisi sebagai berikut:

A. Daya pancar lampu utama lebih dari atau sama dengan 12.000 candela 

B. Arah sinar lampu utama tidak lebih dari 0 derajat 34 menit ke kanan dan 1 derajat 9 menit ke kiri, dengan pemasangan lampu dalam posisi yang tidak melebihi 1,3 persen, dari selisih antara ketinggian arah sinar lampu pada saat tanpa muatan dan pada saat bermuatan.

Panduan Modifikasi

Agar lampu motor kalian bisa lebih terang tanpa harus berurusan dengan kepolisian dan membahayakan pengguna jalan lain, kalian dapat mengikuti saran modifikasi di bawah ini. Berikut adalah rinciannya:

Gunakan Lampu dengan Warna yang Sesuai Aturan

Sebaiknya kalian tetap menggunakan lampu utama berwarna putih atau kuning muda, sesuai dengan standar keselamatan jalur darat. Hindari memodifikasi lampu utama dengan warna biru, merah, atau hijau karena selain menyalahi regulasi, warna-warna tersebut sangat mengganggu fokus mata pengendara lain.

Wajib Memasang Lensa Proyektor

Jika kalian ingin melakukan upgrade dari lampu halogen biasa ke lampu LED yang lebih terang, jangan hanya mengganti bohlamnya saja. Pasanglah lensa proyektor, yang berfungsi untuk mengontrol sebaran cahaya agar memiliki garis batas potong yang tegas.

Atur Ulang Ketinggian Sorot Lampu

Setelah lampu baru terpasang, lakukan kalibrasi arah sinar. Pastikan sorotan lampu depan agak condong ke bawah permukaan jalan dan tidak lurus sejajar dengan spion atau wajah pengendara di depan kalian.

Perhatikan Kapasitas Kelistrikan Motor

Jangan asal memasang lampu berdaya terlalu besar jika sistem pengisian aki motor kalian tidak mumpuni. Upgrade lampu yang melebihi kapasitas kelistrikan justru berisiko membuat aki tekor, korsleting, hingga potensi fatal seperti motor terbakar.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait