Nelayan Munjungan Korban Tersapu Ombak Ditemukan Mengapung di Laut
Seorang nelayan warga Munjungan yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat tersapu ombak saat mencari kerang akhirnya ditemukan. Sebelumnya, korban masuk dalam daftar pencarian setelah mengalami kecelakaan laut.Kapolsek Munjungan, Iptu Cikini, melalui sambungan telepon menerangkan bahwa mayat korban ditemukan mengapung sekitar pukul 05.00 WIB, menjelang subuh. Informasi tersebut pertama kali dilapor...
24 Sep 2024 • 19:00 WIB
Seorang nelayan warga Munjungan yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat tersapu ombak saat mencari kerang akhirnya ditemukan. Sebelumnya, korban masuk dalam daftar pencarian setelah mengalami kecelakaan laut.
Kapolsek Munjungan, Iptu Cikini, melalui sambungan telepon menerangkan bahwa mayat korban ditemukan mengapung sekitar pukul 05.00 WIB, menjelang subuh. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan oleh nelayan setempat ke Pos Evakuasi.
“Pagi ada informasi dari nelayan, kemudian di cek sama Tim SAR gabungan dan dinyatakan nelayan yang hilang karena disapu ombak,” terangnya.
Advertisement
Menurut Iptu Cikini, jarak penemuan mayat dari bibir pantai sekitar 3 kilometer. Tim SAR menggunakan perahu Basarnas bersama nelayan untuk mengevakuasi jenazah.
“Kondisi jenazah mengapung tidak terangkut di karang. Kemudian juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tambahnya.
Jenazah langsung dievakuasi ke bibir pantai untuk dimandikan, dan selanjutnya akan disemayamkan oleh pihak keluarga.
Adapun kronologi kejadian bermula ketika dua nelayan, Agus Darmanto (33) dan Cipto (37), warga Ngaliran, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, berangkat mencari kerang pada Jumat (20/09/2024) pukul 13.00 WIB.
Namun, saat di laut, kedua nelayan tersebut diterjang ombak. Cipto berhasil selamat, namun Agus Darmanto hilang hingga akhirnya ditemukan mengapung.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Rumah Kosong di Desa Masaran Kecamatan Munjungan Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Nelayan Munjungan Belum Ketemu, Tim SAR Fokuskan Pencarian di Teluk Sumbreng
Mengenal Tradisi Longkangan Trenggalek, Wujud Syukur dan Penghormatan Leluhur
Tersimpan Pesan Besar, Tradisi Longkangan Trenggalek Ajarkan Cara Jaga Alam
Hujan Deras Picu Longsor di Munjungan, Tebing 20 Meter Ambrol di Samping Rumah Warga