TRENGGALEK - Proses persiapan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 mulai berjalan serius. Kepanitiaan inti sudah terbentuk, sementara agenda awal seperti Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dijadwalkan lebih dulu sebelum muktamar digelar.
Hal itu disampaikan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat berada di Trenggalek, Minggu (29/03/2026). Meski persiapan terus berjalan, lokasi pelaksanaan muktamar hingga kini masih belum diputuskan.
“Jadi, muktamar sedang dalam proses persiapan. Kepanitiaan inti sudah dibentuk. Insyaallah, sebelum muktamar nanti akan diselenggarakan konferensi besar dan munas alim ulama,” ujar Gus Ipul.
Dalam struktur kepanitiaan, Gus Ipul dipercaya memegang peran penting sebagai ketua panitia Konbes dan Munas Alim Ulama, sekaligus ketua panitia Muktamar.
“Saya kebetulan dipercaya selaku ketua panitia konferensi besar dan munas alim ulama, sekaligus nanti ketua panitia muktamar,” jelasnya.
Saat ini, panitia masih melengkapi susunan organisasi dan menyiapkan materi yang akan dibahas dalam Konbes dan Munas, yang nantinya menjadi dasar pembahasan dalam muktamar.
“Saat ini kami sedang bersiap untuk melengkapi struktur kepanitiaan. Setelah itu, kami akan menyusun materi untuk konbes dan munas, sekaligus ini dijadikan materi untuk muktamar,” tambahnya.
Gus Ipul memastikan kondisi internal NU tetap kondusif menjelang muktamar, meski terdapat dinamika di dalam organisasi.
“Kondusif, kondusif. NU kondusif,” tegasnya.
Ia menegaskan perbedaan pandangan yang muncul akan diselesaikan melalui musyawarah.
“Perbedaan diatasi dengan semangat untuk mencari solusi,” katanya.
Terkait lokasi muktamar, hingga kini belum ada keputusan resmi meski banyak daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah.
“Belum, sedang dirapatkan, belum diputuskan. Yang mengusulkan banyak, tetapi tentu nanti akan diputuskan melalui rapat,” ujarnya.
Ia juga menepis anggapan bahwa muktamar pasti digelar di Jawa Timur.
“Ya, belum tentu. Namun, usulan-usulan dari berbagai daerah insyaallah kondusif, berjalan sesuai ketentuan, dan akan bermuktamar sesuai tradisi NU. Perbedaan diatasi dengan semangat untuk mencari solusi," imbuhnya.
Muktamar NU direncanakan berlangsung pada pertengahan 2026, sekitar Juli atau paling lambat Agustus. Sementara Konbes dan Munas dijadwalkan digelar lebih awal pada April 2026.
“Kalau untuk konbesnya kira-kira April, bulan depan. Mohon doa restunya saja, semoga semuanya berjalan dengan baik,” ujarnya.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz

















