TRENGGALEK - Suasana Pasar Pon Trenggalek semakin ramai menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Lonjakan pengunjung ini berdampak langsung pada peningkatan omzet pedagang, khususnya di sektor pakaian dan jajanan khas Lebaran.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Trenggalek, Saniran, menyebutkan bahwa tren peningkatan transaksi sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir Ramadan.
“Alhamdulillah pasar pon trenggalek beberapa kali saya berkeliling siang maupun sore semakin mendekati hari raya ramai, insya allah transaksi meningkat, penjualan di hari raya Idul Fitri 2026” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan pengunjung terjadi hampir sepanjang hari, baik siang maupun sore. Kondisi ini menjadi angin segar bagi pedagang setelah sebelumnya aktivitas pasar cenderung normal.
“Kalau dari pantauan kami ya bagus ramai, pendapatannya naik dari sisi omset mereka mengatakan ada penambahan dibandingkan dengan hari-hari biasa, bahkan di akhir bulan ramadhan ini menjelang hari raya meningkat” jelasnya
Kenaikan omzet pedagang diperkirakan berada di kisaran 25 hingga 50 persen, tergantung jenis dagangan yang dijual.
“Nominalnya antara 25 sampai 50 persen, karena memang berbeda-beda soal penjualan seperti pakaian, dan jajanan hari raya cenderung mengalami kenaikan, dan ada juga memang stagnan seperti disitu ada sepatu, buku beda lagi, secara detail kami menyebarkan angket” katanya.
Pedagang pakaian dan jajanan Lebaran menjadi yang paling merasakan lonjakan pembeli. Sementara itu, beberapa jenis dagangan lain seperti sepatu dan buku cenderung stabil.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan aktivitas pasar guna memastikan stabilitas ekonomi lokal tetap terjaga selama momen Lebaran.
Kabar Trenggalek - Ekonomi
Editor: Zamz





















