KBRT - Ketahanan sosial bukanlah sekadar kemampuan untuk bertahan dalam situasi sulit secara individu, tetapi juga mencakup kemampuan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam lingkungan sosial.
Ketahanan sosial adalah kemampuan individu untuk tetap stabil, adaptif, dan mampu berfungsi secara positif dalam menghadapi tekanan sosial, konflik interpersonal, dan perubahan lingkungan. Ini tidak hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga tentang berkembang dan tumbuh di tengah-tengah tantangan.
Elemen-elemen yang membentuk ketahanan sosial remaja sangatlah bervariasi, tetapi ada beberapa aspek kunci yang sering kali menjadi fokus pembahasan. Dilansir dari buku Membantu Remaja Mengembangkan Kepercayaan Diri Dan Ketahanan Sosial karya Gekarsa, berikut aspek kunci untuk mebentuk ketahanan sosial.
Daftar Isi [Show]
Aspek Koneksi Sosial
Aspek ini mencakup dukungan dari keluarga, teman sebaya, guru, dan komunitas yang dapat memberikan dukungan emosional, informasi, dan sumber daya praktis dalam mengatasi masalah.
Elemen Keterampilan Sosial
Elemen ini mencakup kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam kelompok, menyelesaikan konflik secara konstruktif, dan membangun hubungan interpersonal yang sehat. Keterampilan sosial ini memungkinkan remaja untuk memperoleh dukungan dari orang lain dan membangun jaringan sosial yang kuat.
Aspek Regulasi Emosi
Kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi merupakan bagian penting dari ketahanan sosial. Remaja yang dapat mengendalikan emosi mereka dengan baik cenderung lebih mampu mengatasi tekanan dan stres dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak kalah pentingnya adalah elemen penyelesaian masalah. Ketahanan sosial melibatkan kemampuan untuk menemukan solusi yang efektif dalam menghadapi masalah dan tantangan. Ini melibatkan kemampuan untuk berpikir kritis, mengevaluasi berbagai pilihan, dan mengambil tindakan yang tepat.
Aspek Keyakinan Diri dan Optimisme
Remaja yang percaya pada kemampuan mereka sendiri dan memiliki sikap optimis terhadap masa depan cenderung lebih mampu menghadapi rintangan dengan keyakinan yang kuat dan tetap bertahan meskipun menghadapi kesulitan.
Dengan memahami definisi dan elemen-elemen ini, kita dapat melihat betapa pentingnya ketahanan sosial dalam membantu remaja mengatasi tantangan kehidupan. Ini bukan hanya tentang bertahan, tetapi juga tentang tumbuh dan berkembang menjadi individu yang tangguh dan percaya diri di tengah-tengah dunia yang terus berubah.
Kabar Trenggalek - Edukasi
Editor:Zamz