Mabar Berhadiah Besar, Gamer Trenggalek Punya Kesempatan Tembus Kapolri Cup

Turnamen Mobile Legends di Mapolres Trenggalek bukan sekadar perebutan hadiah. Juara berpeluang melaju hingga kompetisi nasional memperebutkan Piala Kapolri.

Mabar Berhadiah Besar, Gamer Trenggalek Punya Kesempatan Tembus Kapolri Cup

Atlet Esports Trenggalek berpeluang dapat tiket kapolri cup. KBRT/WIldan

Ringkasan

  • Sebanyak 13 tim mengikuti turnamen Mobile Legends di Mapolres Trenggalek.
  • Juara berpeluang mewakili Trenggalek pada kompetisi tingkat Jawa Timur hingga nasional.
  • Kapolri Cup yang menjadi puncak kompetisi menyediakan total hadiah Rp500 juta

TRENGGALEK – Akhir pekan di kawasan Taman Batu Mapolres Trenggalek terasa berbeda. Bukan suara sirene atau aktivitas kepolisian yang mendominasi, melainkan teriakan semangat para pemain Mobile Legends yang sedang berjuang merebut tiket menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Sebanyak 13 tim dari berbagai wilayah di Trenggalek ambil bagian dalam turnamen esports yang digelar Polres Trenggalek dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kompetisi berlangsung selama dua hari dan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para gamer lokal.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi. Menurutnya, esports kini telah berkembang menjadi cabang kompetisi yang memiliki jalur prestasi jelas, mulai tingkat daerah hingga nasional.

Advertisement

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Trenggalek cukup tinggi untuk ikut meramaikan kompetisi e-sport menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini. Total peserta ada 13 tim. Masing-masing tim terdiri dari lima orang," ujarnya.

Turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan antartim lokal. Para pemenang nantinya akan mendapatkan kesempatan mewakili Kabupaten Trenggalek pada kompetisi tingkat Jawa Timur yang digelar di Polda Jatim.

Jika mampu lolos dari persaingan tingkat provinsi, mereka akan melangkah ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan nasional memperebutkan Piala Kapolri.

"Tiga orang pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Trenggalek untuk bertanding pada kejuaraan di Polda Jawa Timur. Jika lolos, akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional memperebutkan Piala Kapolri," kata Ridwan.

Menurut Kapolres, kesempatan tersebut dapat menjadi panggung bagi talenta-talenta muda Trenggalek untuk menunjukkan kemampuan mereka di level yang lebih luas.

"Jadi, ini adalah kesempatan baik untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, membawa nama Kabupaten Trenggalek di kancah nasional," imbuhnya.

Ridwan mengungkapkan dirinya bukan orang asing dalam dunia Mobile Legends. Ia mengaku telah mengenal permainan tersebut sejak 2017 dan hingga kini masih sesekali bermain.

Karena itu, ia memahami bahwa esports saat ini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Selain menjadi sarana hiburan, dunia esports juga membuka peluang prestasi dan karier bagi generasi muda.

Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

"Menang atau kalah itu hal yang biasa. Semoga kegiatan ini bisa mendukung tujuan kita sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat," ujarnya.

Selain memperebutkan tiket menuju kejuaraan berjenjang, peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah. Panitia menyediakan uang pembinaan total Rp3,5 juta, hadiah diamond Mobile Legends, dan sertifikat bagi para pemenang.

Sementara itu, pada tingkat Jawa Timur, peserta akan bersaing memperebutkan Kapolda Jatim Cup dengan total hadiah Rp50 juta. Adapun pada tingkat nasional, Kapolri Cup menyediakan total hadiah mencapai Rp500 juta.

Dengan jalur kompetisi yang terbuka hingga tingkat nasional, turnamen di Trenggalek kali ini menjadi lebih dari sekadar ajang mabar. Bagi para pemain muda, ini bisa menjadi langkah awal untuk membawa nama daerah ke panggung esports Indonesia.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait