Hadiah HUT ke-81 RI, Bupati Mutasi Puluhan ASN Trenggalek Minta Pembangunan dan Layanan Dipercepat

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengambil sumpah dan melantik 62 pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Rabu (19/8/2026).

Hadiah HUT ke-81 RI, Bupati Mutasi Puluhan ASN Trenggalek Minta Pembangunan dan Layanan Dipercepat

Bupati Trenggalek Mutasi Puluhan ASN minta pembangunan dan pelayanan dipercepat. KBRT/Humas

Ringkasan

● Bupati Trenggalek melantik 62 pejabat administrator dan pengawas.

● Bupati meminta pejabat baru mempercepat pelayanan masyarakat dan pembangunan.

● Sejumlah pejabat Plt. dilantik menjadi pejabat definitif dan beberapa pejabat mendapat promosi.

TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengambil sumpah dan melantik 62 pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Rabu (19/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut tidak ada pejabat eselon II yang dilantik. Meski demikian, Bupati Arifin menilai perubahan tidak harus selalu dimulai dari level pimpinan tertinggi, tetapi juga dapat dilakukan oleh pejabat yang berada di level eksekutor.

Menurutnya, 62 pejabat yang dilantik merupakan orang-orang yang dipercaya untuk membawa perubahan di lingkungan Pemkab Trenggalek.

Advertisement

“Selamat kepada teman teman yang telah menempati posisi dan amanah baru. Semoga lancar dalam bertugas dan amanah dalam bertugas. Semoga juga berintegritas, artinya tercapai tujuan dari pembangunan. Kalian manfaat dan barokahi di tempat yang baru,” kata Mas Ipin, Rabu (19/8/2026).

Bupati Arifin mengatakan pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus pelaksanaan pembangunan, terutama karena dilakukan menjelang akhir tahun.

“Kegiatan ini, sebenarnya sebagai wadah kecil yang akan membawa perubahan. Karena yang ada di depan saya saat ini anda sedikit orang yang saya percaya bisa membawa perubahan yang besar,” imbuhnya.

Ia menegaskan, perubahan tidak harus berasal dari level top manajemen. Menurutnya, pejabat administrator dan pengawas sebagai eksekutor memiliki peran penting dalam menerjemahkan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

“Tidak ada pejabat Eselon II yang baru di sini. Artinya perubahan tidak harus dari level-level top manajemen, tapi eksekutor-eksekutor seperti mereka yang sangat saya butuhkan. Ada yang dulu di daerah, saat ini di posisi kedinasan. Ada yang dulu duduk di dalam saat ini saya butuhkan untuk menjadi garda terdepan menemui masyarakat,” paparnya.

Arifin meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan posisi dan lingkungan kerja yang baru. Ia juga meminta mereka menghormati setiap pimpinan di tempat masing-masing.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat memanfaatkan sisa waktu tahun 2026 untuk mempercepat pelayanan dan pelaksanaan pembangunan serta menjadi jembatan menuju program pembangunan pada tahun berikutnya.

“Mereka yang saya percayai dan tadi saya minta ini menjadi penghujung tahun tercepat. Percepat memberikan pelayanan, percepat pelaksanaan pembangunan, dan jadikan jembatan 2027. 2028 kita mengakselerasi Trenggalek yang lebih baik lagi,” kata dia.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat yang sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt.) dilantik menjadi pejabat definitif.

Budi Priyono, yang sebelumnya menjabat Plt. Camat Kampak, dilantik menjadi Camat Kampak. Sementara Agus Wiyono, yang sebelumnya menjabat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan sekaligus Plt. Camat Trenggalek, dilantik menjadi Camat Trenggalek definitif.

Posisi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan kemudian diisi Yusuf Widarto, yang sebelumnya menjabat Camat Munjungan. Adapun posisi Camat Munjungan diisi Wasis Widodo, yang sebelumnya menjabat Kabid Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Trenggalek.

Selain mutasi, terdapat pejabat yang mendapatkan promosi jabatan. Beny Wijaya, yang sebelumnya menjabat Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), dipromosikan menjadi Kabag Umum Setda Trenggalek.

Posisi yang ditinggalkan Beny Wijaya kemudian diisi Malminggo Putra P., yang sebelumnya menjabat Kasubag Protokol dan mendapatkan promosi menjadi kepala bidang.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait