Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

My Account

Cara Mengenali Remaja Kurang Percaya Diri

  • 21 Mar 2025 09:00 WIB
  • Google News

    KBRT - Kepercayaan diri bukanlah sekadar kebanggaan atau ego yang berlebihan, tetapi merupakan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan dan perkembangan individu di masa transisi mereka ke dewasa.  

    Ketika remaja merasa yakin dengan kemampuan dan nilai diri mereka, mereka cenderung lebih mampu mengatasi tantangan dan mengejar impian mereka dengan tekad yang kuat.  

    Dilansir dari buku Membantu Remaja Mengembangkan Kepercayaan Diri Dan Ketahanan Sosial karya Gekarsa, kepercayaan diri memberikan landasan yang kuat untuk mengeksplorasi potensi mereka, mencoba hal-hal baru, dan belajar dari kegagalan. Tanpa kepercayaan diri yang cukup, remaja mungkin merasa ragu-ragu, takut gagal, atau bahkan menarik diri dari kesempatan yang ada.  

    Namun, penting untuk diingat bahwa kepercayaan diri bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ia dibangun melalui pengalaman-pengalaman hidup, interaksi dengan lingkungan sekitar, serta dukungan dari orang-orang yang peduli.  

    Orang tua, guru, teman sebaya, dan bahkan media massa memainkan peran penting dalam membentuk persepsi diri remaja tentang diri mereka sendiri. Selain itu, kepercayaan diri tidaklah statis, ia dapat berubah seiring waktu dan dipengaruhi oleh berbagai faktor.  

    Misalnya, remaja mungkin mengalami penurunan kepercayaan diri setelah menghadapi kegagalan atau pengalaman traumatis. Disisi lain, mereka dapat merasa lebih percaya diri setelah mencapai sukses atau mendapatkan dukungan yang positif dari lingkungan sekitar.  

    Dalam era digital yang semakin kompleks ini, kepercayaan diri juga diuji oleh pengaruh media sosial dan budaya populer. Remaja seringkali terpapar pada citra tubuh yang tidak realistis atau standar kesuksesan yang tidak realistis, yang dapat merusak persepsi diri mereka dan menimbulkan perasaan tidak adekuat.  

    Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk memahami betapa krusialnya peran kepercayaan diri dalam perkembangan remaja. Dengan memahami pentingnya ini, kita dapat memberikan dukungan yang lebih efektif dan membantu mereka membangun fondasi yang kuat untuk masa depan mereka.  

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    Melalui pengakuan akan nilai diri  

    mereka sendiri, remaja dapat menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat, membawa dampak yang positif dalam lingkungan mereka, dan mengatasi tantangan dengan keyakinan yang membara.  

    Mengenali Tanda-tanda Rendahnya Kepercayaan Diri  

    Mengenali tanda-tanda rendahnya kepercayaan diri pada remaja adalah langkah penting dalam memberikan dukungan yang efektif dalam pengembangan diri mereka. Tanda-tanda ini mungkin tidak selalu terlihat secara jelas, tetapi dengan pemahaman yang mendalam tentang perilaku dan pola pikir remaja, kita dapat mengidentifikasi isyarat yang menunjukkan bahwa mereka mungkin mengalami ketidakpercayaan diri.  

    Salah satu tanda yang umum dari rendahnya kepercayaan diri adalah perilaku yang menunjukkan rasa tidak berharga atau meragukan diri sendiri. Remaja yang memiliki kepercayaan diri rendah mungkin seringkali merasa tidak mampu atau tidak layak, bahkan dalam hal-hal yang sederhana.  

    Mereka mungkin meragukan kemampuan mereka untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan, bahkan jika mereka memiliki potensi yang sebenarnya. Selain itu, rendahnya kepercayaan diri seringkali tercermin dalam perilaku yang menghindari atau mengisolasi diri dari situasi sosial.  

    Remaja yang merasa tidak aman atau tidak nyaman dengan diri mereka sendiri mungkin cenderung menghindari interaksi sosial atau mengisolasi diri mereka dari teman sebaya. Mereka mungkin merasa tidak cukup berharga untuk berpartisipasi dalam aktivitas sosial atau percaya bahwa mereka tidak akan diterima oleh orang lain. Tanda lain dari rendahnya kepercayaan diri adalah pola pikir yang negatif atau pesimis tentang diri sendiri dan masa depan. 

    Remaja yang merasa rendah diri mungkin cenderung melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang negatif, meragukan kemampuan mereka untuk berhasil atau merasa bahwa mereka tidak akan pernah dapat mencapai apa yang mereka inginkan dalam hidup. Selain itu, rendahnya kepercayaan diri dapat tercermin dalam perilaku yang mengekspresikan ketidakmampuan untuk mengambil inisiatif atau menghadapi tantangan.  

    Remaja yang merasa tidak yakin dengan kemampuan atau nilai diri mereka mungkin cenderung menarik diri dari kesempatan untuk tumbuh dan berkembang, memilih untuk tetap dalam zona nyaman mereka daripada mengambil risiko yang diperlukan untuk mencapai potensi mereka.  

    Dalam mengenali tanda-tanda rendahnya kepercayaan diri pada remaja, penting untuk mengadopsi pendekatan yang sensitif dan empatik. Ini melibatkan mendengarkan dengan teliti, mengamati perilaku dengan penuh perhatian, dan menawarkan dukungan yang hangat dan terbuka. Dengan membantu remaja mengatasi ketidakpercayaan diri mereka, kita dapat membantu mereka merasa lebih kuat, lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan dengan keyakinan yang membara.  

    Kabar Trenggalek - Edukasi

    Editor:Lek Zur

    ADVERTISEMENT
    Lodho Ayam Pak Yusuf